nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahathir Mohamad: Raja Malaysia Setuju Bebaskan Anwar Ibrahim

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 15:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 11 18 1897085 mahathir-mohamad-raja-malaysia-setuju-untuk-beri-pengampunan-pada-anwar-ibrahim-jW3wdWcmmn.jpg Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR – Perdana menteri Malaysia yang baru saja dilantik, Mahathir Mohamad mengatakan, raja Malaysia telah memberi isyarat bahwa dia bersedia untuk segera memberikan pengampunan penuh kepada tokoh oposisi Anwar Ibrahim.

Anwar Ibrahim yang sempat digadang-gadang sebagai pemimpin masa depan Malaysia dipecat dan dipenjara atas tuduhan korupsi dan sodomi setelah berseteru dengan Mahathir hampir dua dekade lalu. Pada 2016, keduanya berdamai dan menggabungkan kekuatan dalam koalisi Pakatan Harapan untuk menggulingkan mantan Perdana Menteri Najib Razak.

Sebelum pemilihan, Mahathir mengatakan dia akan mengundurkan diri dan menyerahkan jabatan perdana menteri kepada Anwar ketika dia diampuni. Perdana menteri berusia 92 tahun itu mengatakan, istri Anwar, Wan Azizah Wan Ismail akan menjadi wakil perdana menteri di kabinetnya.

BACA JUGA: Mahathir Mohammad Resmi Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia

Mahathir mengatakan raja mengindikasikan dia bersedia mengampuni Anwar segera. Pengampunan penuh oleh raja akan berarti Anwar dapat kembali ke politik aktif.

"Ini akan menjadi pengampunan penuh, yang berarti tidak hanya diampuni, tetapi dia (Anwar) segera dibebaskan dan setelah itu dia akan bebas untuk berpartisipasi penuh dalam politik," kata Mahathir kepada reporter sehari setelah dilantik sebagai perdana menteri Malaysia sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (11/5/2018).

Anwar mulai menjalani hukuman lima tahun penjara pada 2015 atas tuduhan sodomi yang menurutnya dan pendukungnya merupakan kasus bermotivasi politik. Dia dijadwalkan bebas pada 8 Juni dengan masa hukuman yang dikurangi karena kelakuan baik. Saat ini Anwar dirawat di rumah sakit Kuala Lumpur di mana dia memulihkan diri dari operasi bahu.

Mahathir mengatakan, dia akan mengumumkan kabinetnya pada Sabtu yang akan beranggotakan dirinya, Wan Azizah dan 10 orang lainnya, termasuk menteri keuangan, luar negeri, pertahanan dan dalam negeri.

“Apakah Anwar akan menjadi bagian dari kabinet atau tidak akan diputuskan ketika saatnya tiba, ” kata Mahathir.

"Dalam hubungan luar negeri, kami ingin menjaga hubungan baik dengan semua negara terlepas dari kebijakan mereka," katanya.

"Kami tidak ingin mendukung negara manapun, kami ingin memastikan bahwa pasar untuk Malaysia adalah sebesar mungkin."

BACA JUGA: Setelah 18 Tahun, Pertemuan Mahathir & Anwar Ibrahim Berlangsung Mesra

Dia mengatakan, pemerintahannya akan berfokus untuk memenuhi manifesto yang dibuat koalisi, termasuk penghapusan pajak barang dan jasa. Dia juga memastikan untuk mengembalikan dana pemerintah sebesar miliaran dolar yang hilang dalam skandal suap 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang melibatkan perdana menteri sebelumnya, Najib Razak.

Mahathir mengatakan pemerintahnya akan mencari langkah-langkah untuk menstabilkan ringgit, dan berbicara dengan beberapa departemen tentang langkah apa yang bisa dilakukan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini