nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penjelasan PVMBG Terkait Erupsi dan Status Normal Gunung Merapi

Oris Riswan, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 20:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 11 525 1897212 penjelasan-pvmbg-terkait-erupsi-dan-status-normal-gunung-merapi-jCnliKgR37.jpg Gunung Merapi meletus (Foto: BNPB)

BANDUNG - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kasbani memberi penjelasan soal erupsi yang terjadi di Gunung Merapi pada Jumat (11/5/2018) pagi.

Menurutnya, erupsi terjadi karena adanya aktivitas freatik di Gunung Merapi. Di dalam perut gunung terdapat tekanan yang mengakibatkan uap air keluar dalam bentuk erupsi.

"Bisa dilihat dari hasil erupsinya tipis, lebih banyak uap air meski ada sedikit abu," ujar Kasbani di Kantor PVMBG, Kota Bandung.

Sebelum terjadi erupsi, di lokasi menurutnya sempat terjadi kegempaan freatik. Temperatur di sekitar kawah juga naik beberapa kali lipat di banding sebelumnya.

 

Tapi, ia menyatakan letusan yang bersifat freatik itu tidak akan diikuti erupsi susulan. Sehingga, masyarakat diimbau agar tidak panik.

"Kami imbau kepada masyarakat tetap tenang dan Gunung Merapi ini kami pantau secara baik dan terus-menerus," ujarnya.

Jadi, erupsi susulan tidak ada sampai siang ini, adapun aktivitas kegempaan juga tidak signifikan, serta temperatur kawah juga turun dibanding sebelum erupsi tadi.

Atas alasan itu, PVMBG tidak menaikkan status Gunung Merapi. Statusnya sampai saat ini masih normal. Meski begitu, dalam jarak sekira 2 kilometer dari puncak kawah diharuskan steril. Rekomendasi itu pun sudah diberlakukan sejak lama.

Kasbani mengatakan, erupsi seperti itu pernah terjadi beberapa tahun lalu. Erupsi yang bersifat freatik terjadi sekali. Setelah itu, tidak ada lagi erupsi, bahkan baru terjadi lagi hari ini.

"Letusan (serupa) terakhir tahun 2014, sama seperti ini juga, dia sesaat, setelah itu hilang lagi. Jadi, di kantong magma (materialnya) tidak penuh sehingga tekanannya tidak signifikan," pungkas Kasbani.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini