Image

Rawan Disusupi Joki, Perindo Minta Sistem Sortir Peserta SBMPTN Lebih Ketat

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis · Jum'at 11 Mei 2018 18:09 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 11 65 1897177 rawan-disusupi-joki-perindo-minta-sistem-sortir-peserta-sbmptn-lebih-ketat-oxcSCLNxYO.jpg Ilustrasi SBMPTN 2018 (foto: Antara)

JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Bidang Pendidikan DPP Partai Perindo, Ajun Damayanti mengungkapkan, pelaksanaan ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) masih rawan disusupi joki.

“Hal ini sangat mengkhawatirkan karena tidak terjadi di saat sekarang ini saja,” ujar Ajun melalui keterangan tertulisnya.

Pelaksanaan Ujian SBMPTN 2018 di Sejumlah Daerah di Tanah Air

(Baca Juga: Perjuangan Peserta Difabel Jadi Mahasiswi Kedokteran UI Lewat SBMPTN)

Kasus perjokian dalam ujian SBMPTN pernah terjadi di dua tempat yaitu Solo dan Makassar. Biasanya, joki akan menyamar sebagai peserta ujian untuk meloloskan calon peserta yang telah menyewanya.

“Gunakan sistem sortir yang lebih ketat, pastikan seluruh petugas untuk teliti melihat foto dan identitas peserta. Mereka juga tidak boleh membawa masuk alat-alat yang dapat menimbulkan kecurangan dalam mengisi jawaban ujian,” urai Ajun.

Oleh karenanya, perlu ada tindak tegas dari pihak pemerintah dan panitia SBMPTN terkait untuk mencegah modus kecurangan tersebut. Jika diperlukan, para pengawas ujian diminta membuat surat pernyataan agar tidak membantu peserta ujian.

“Siapapun yang melanggar aturan harus diberikan sanksi begitupun dengan peserta ujian mereka harus didiskualifikasi karena tidak fair bagi peserta lain yang benar-benar serius mengikuti seleksi ujian,” tegasnya.

Dia juga berpesan agar para peserta ujian tidak kecewa dan berkecil hati jika nanti hasilnya tidak sesuai seperti yang diharapkan. Menurutnya, lebih baik mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi masuk universitas lainnya.

(Baca Juga: Berani Lapor Joki SBMPTN, Unair Beri Hadiah hingga Rp100 Juta!)

“Lulus atau gagal merupakan hal yang wajar dan mereka dapat membuktikan kemampuan diri yang dimiliki,” tutupnya.

Diketahui, sebanyak 860.001 peserta SBMPTN 2018 mengikuti ujian tulis. Mereka beradu kemampuan, memperebutkan kursi mahasiswa di sebanyak 85 PTN di Indonesia. Sementara, hasil ujian SBMPTN 2018 akan diumumkan pada hari Selasa, 3 Juli 2018 mulai pukul 17.00 WIB.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini