nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Paus Fransiskus Berdoa untuk Korban Serangan Bom Gereja Surabaya

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 11:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 14 18 1897979 paus-fransiskus-berdoa-untuk-korban-serangan-bom-gereja-surabaya-04mADnnVss.jpg Paus Fransiskus.

VATIKAN – Pemimpin umat Katolik dunia, Paus Fransiskus I menyatakan dirinya berada di dekat rakyat Indonesia, khususnya umat Katolik pasca serangan bom yang terjadi di Jawa Timur. Surabaya dan Sidoarjo dua kota di Jawa Timur diguncang setidaknya empat ledakan bom bunuh diri pada Minggu dan sebuah ledakan bom lainnya pada Senin pagi yang menewaskan belasan korban dan melukai puluhan lainnya.

Dalam pidatonya di Lapangan Santo Petrus, Paus Fransiskus mengatakan, dia berdoa untuk para korban ledakan bom dan orang-orang yang mereka cintai.

BACA JUGA: 7 Serangan Teroris di Indonesia Tiga Tahun Terakhir, Nomor 5 Diwarnai 'Drama'

“Bersama-sama, marilah kita menyeru kepada Tuhan yang penuh damai agar Dia dapat mengakhiri tindak kekerasan ini; dan bahwa di dalam hati semua, ruang mungkin ditemukan untuk perasaan, bukan kebencian dan kekerasan, tetapi rekonsiliasi dan persaudaraan,” kata Paus sebagaimana dikutip dari Vatican News, Senin (14/5/2018).

Ledakan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Surabaya pada Minggu 13 Mei pukul 06.00 sampai 08.00 saat para jemaat berdatangan untuk beribadah. Ketiga serangan bom bunuh diri tersebut terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuno.

Akibat ledakan tersebut, sedikitnya 13 korban dilaporkan meninggal dunia dan 43 lainnya mengalami luka-luka.

BACA JUGA: Ledakan di Rusunawa Belakang Polsek Taman Sidoarjo dari Kamar Terduga Teroris

Selang beberapa jam kemudian, sebuah ledakan yang terjadi di sebuah rumah susun yang terletak di belakang Polsek Taman Sepanjang , Sidoarjo menewaskan tiga orang. Pada Senin pagi 14 Mei, sekira pukul 08.50 sebuah serangan bom bunuh diri terjadi di Mapolrestabes Surabaya. Jumlah korban dalam peristiwa ini belum diketahui.

Pelaku serangan bom di tiga gereja di Surabaya diketahui merupakan satu keluarga beranggotakan enam orang. Mereka diyakini memiliki hubungan dengan kelompok Jemaah Ansharut Daulah (JAD) yang memiliki afiliasi dengan kelompok militan ISIS di Irak dan Suriah.

Ledakan di Rusunawa Belakang Polsek Taman Sidoarjo dari Kamar Terduga Teroris

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini