nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teror Bom Surabaya, Menhan: Saya Sakit Melihat Rakyat Mati!

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 14 Mei 2018 21:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 14 337 1898227 teror-bom-surabaya-menhan-saya-sakit-melihat-rakyat-mati-h03GEjSvoQ.jpg Menhan Ryamizard Ryacudu (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu merasa sakit melihat banyaknya nyawa masyarakat hilang sia-sia akibat aksi pengeboman sejumlah gereja di Surabaya, Jawa Timur. Tak lama berselang, ledakan bom juga terjadi secara beruntun di tempat-tempat lainnya dan memakan korban.

"Saya enggak ngomong, tapi saya sakit melihat rakyat ini mati. Tentara tuh harus sakit. Rakyat itu jadi tujuan yang dilindungi, tapi rakyat dimatiin (oleh teroris). Tentara yang benar itu harus sakit, harus merasakan pedih begitu rakyat mati," kaya Ryamizard saat ditemui wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).

Ia mengatakan, teroris merupakan musuh bersama. Mantan Kepala Staf TNI AD (KSAD) itu pun berharap tragedi ini menjadi yang terakhir.

"Mudah-mudahan ini tidak terjadi lagi. Harapan kita gitu. Cukuplah pelajaran pahit buat kita. Karena kita tidak bersatu, orang masuk, baik teroris maupun yang lain. Cobalah kita bersatu dulu, masak satu bangsa tak bisa bersatu," tandas Ryamizard.

 

Sekadar informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengancam akan menerbitkan Perppu bila pembahasan revisi UU Antiterorisme belum rampung pada Juni 2018 atau pada akhir masa sidang di DPR RI.

Namun, ancaman Jokowi itu segera ditindaklanjuti oleh Menko Polhukam Wiranto beserta fraksi pendukung pemerintah di DPR. Mereka berkumpul dan menyepakati beberapa hal, di antaranya mempercepat pembahasan revisi UU Antiterorisme dan tidak ingin Perppu menjadi solusi penyelesaian masalah terorisme.

Sebelumnya, sejumlah aksi teror terjadi di Jawa Timur. Minggu 13 Mei lalu, tiga gereja di Surabaya dibom dan menyebabkan 14 orang meninggal dunia. Kemudian disusul ledakan di Rusun Wonocolo lantai 5 Blok B belakang Polsek Taman Sepanjang. Lalu hari ini, bom juga meledak di depan Mapolrestabes Surabaya.

 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini