nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jika Ancaman Teror Meninggi, TNI Akan Ikut Turun Tangan

Fahreza Rizky, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 17:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 337 1899078 jika-ancaman-teror-meninggi-tni-akan-ikut-turun-tangan-lFANgCeFfb.jpeg KSP Jenderal TNI (Purn) Moeldoko (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Moeldoko mengatakan, pelibatan TNI dalam pemberantasan terorisme akan dilakukan ketika eskalasi ancaman sudah meninggi.

"Pasti, ya pasti," ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (16/5/2018).

Menurut Moeldoko, eskalasi ancaman terorisme ‎saat ini sudah mencapai level sedang atau medium. Adapun pelibatan TNI dapat dilakukan ketika dimensi ancaman sudah mulai meninggi.

"Tergantung spektrumnya. Kalau spektrumnya sudah menuju ke medium sampai high intencity, ya di situlah kira-kira pelibatannya. Ini (sekarang) sudah medium," ujar mantan Panglima TNI ini.

Penyerangan di Mapolda Riau

Seperti diketahui, sejumlah aksi teror terjadi di Jawa Timur, Minggu 13 Mei lalu, tiga gereja di Surabaya dibom dan menyebabkan belasan orang meninggal dunia. Kemudian, disusul ledakan di Rusun Wonocolo lantai 5 Blok B belakang Polsek Taman Sepanjang.

Lalu, bom juga meledak di depan Mapolrestabes Surabaya. Pagi tadi, Mapolda Riau turut jadi sasaran kelompok teror. Mereka menyerang polisi menggunakan senjata tajam dan menyebabkan beberapa korban berjatuhan, baik dari pihak Polri ataupun pelaku teror.

Moeldoko menambahkan, sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah tegas terhadap aksi teror yang belakangan terjadi secara beruntun. Karena itu, pihaknya akan terus memberikan tekanan kepada Polri untuk terus bergerak menumpas kelompok teror.

"Sikap Presiden sudah jelas," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini