nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tembak Pemuda Pembakar Pacarnya di Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 21:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 16 340 1899196 polisi-tembak-pemuda-pembakar-pacarnya-di-medan-4trpjAwyi6.jpg Ilustrasi. Foto Okezone

MEDAN - Personel Polres Pelabuhan Belawan, menembak IRW alias Iwan Kincit (36), pemuda yang menjadi tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap kekasihnya sendiri berinisial DAL (15), pada 7 Mei 2018 lalu. Tersangka Iwan menyiramkan bahan bakar jenis Pertalite ke tubuh korban dan lalu membakarnya hidup-hidup.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Ikhwan Lubis mengatakan, Iwan ditangkap di daerah Gaperta, Medan Helvetia pada Senin 14 Mei 2018 sekitar pukul 20.30 WIB. Ia ditangkap oleh tim gabungan dari Subdit 3 Polda Sumut dan SatReskrim Polres Pelabuhan Belawan serta Reskrim Polsek Medan Labuhan.

Setelah berhasil ditangkap, tersangka kemudian dimasukan ke dalam mobil untuk diboyong ke Mapolres Pelabuhan Belawan. Namun, tersangka melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

"Petugas kita sudah melepaskan tembakan peringatan, namun korban tetap berusaha kabur. Sehingga akhirnya dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak ke arah kaki tersangka dan mengenai lutut sebelah kanannya," ucap Ikhwan, Rabu (16/5/2018).

Tersangka, lanjut Ikhwan, saat ini sudah diboyong ke Mapolres Belawan untuk menjalani pemeriksaan. Iwan sebelumnya terlebih dahulu menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, diakui bahwa aksinya tersebut dilatarbelakangi rasa cemburu, setelah tersangka melihat korban berboncengan dengan laki-laki lain. Padahal tersangka dan korban sudah menjalin asmara sejak Agustus 2017 lalu," tukas Ikhwan.

Aksi penganiayaan itu sendiri terjadi pada Senin 7 Mei 2018 sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu tersangka mendatangi korban yang tengah berada di rumah kenalannya di Jalan RPH Gang Suka Maju, Lingkungan 11, Mabar, Medan Deli. Tanpa basa basi, tersangka lalu menyiram tersangka dengan Pertalite dan menyulut api ke tubuh korban dengan korek api gas yang dibawanya.

Atas kejadian itu, korban mengalami luka bakar pada bagian wajah, perut, tangan, dan kaki, sekitar 65 persen. Saat ini korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Atas perbuatannya, tersangka kini ditahan di Mapolda Pelabuhan Belawan. Tersangka dikenakan pasal 187 ayat (2) KUHP Yo pasal 80 ayat (2) Yo pasal 76 huruf c Undang-undang No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Untuk ancaman hukuman untuk pasal pembakaran selama 12 tahun. Sementara, untuk kekerasan terhadap anak dihukum 5 tahun," pungkas Ikhwan Lubis.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini