Image

Kapolda Papua Barat Pastikan Informasi Adanya Teroris di Kota Manokwari Hoaks

Chanry Andrew S, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 22:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 16 340 1899201 kapolda-papua-barat-pastikan-informasi-adanya-teroris-di-kota-manokwari-hoaks-yczhEA8XPd.jpg Ilustrasi. Foto Shutterstock

MANOKWARI - Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Rudolf Alberth Rodja menegaskan adanya pesan berantai yang menyebutkan adanya teroris di Manokwari adalah berita bohong atau hoaks.

Informasi palsu itu beredar di sebuah grup WhatsApp (WA) kepolisian.

"Saya pastikan itu hoaks (pesan berantai grup WA tersebut), yang bersangkutan adalah seorang narapidana teroris dan saat ini ditahan di Lapas Nusakambangan," tegas Brigjend Pol. Rudolf Alberth Rodja, yang dikonfirmasi Okezone, melalui sambungan telepon seluler, Rabu (16/5/2018).

Terkait beredarnya informasi tersebut di media sosial baik Facebook dan grup WA, Rudollf mengatakan bahwa kabar tersebut bisa meresahkan masyarakat. Apalagi isi pesan tersebut diduga beredar di dalam grup WA Alumni kepolisian.

"Ini yang buat masyarakat resah. Kalau belum A1 (informasi valid) namun sudah beredar di masyarakat," ujarnya.

Rudolf juga telah memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki kasus ini agar masyarakat tidak resah.

"Saya sudah perintahkan anggota saya untuk menyelidiki kasus ini, agar masyarakat tidak resah, kami telusuri siapa yang menyebarkan pertama informasi ini ke media sosial," katanya.

Kapolda juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan informasi-informasi yang tidak jelas sumbernya dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Ia meminta kepada masyarakat agar segera memberikan laporan kepada pihak kepolisian terkait informasi yang diterima menyangkut gangguan Kamtibmas dan melaporkan adanya orang-orang yang mencurigakan.

Sebelumnya Rabu, (16/5/2018) sore tadi sempat beredar di media sosial Facebook dan grup WhatsApp akan keberadaan seorang teroris bernama Alexander Rumatrai alias Iskandar, alias Abu Qutaibah.

Dalam pesan berantai tersebut menyebutkan teroris tersebut merupakan tangan kanan dari gembong teroris Oman Abdurahman pimpinan Jamaah Ansarut Daullah (JAD) dan kini tengah berada di Manokwari dan bertempat tinggal di kompleks Sanggeng, Kota Manokwari.

Kapolres Manokwari, AKBP. Adam Erwindi dalam siaran persnya menyebutkan, terkait berita di WA ada teroris alexsander rumatry masuk Manokwari, berita tersebut adalah hoaks.

Adam menjelaskan, Alexsander Rumatray yang disebutkan merupakan tahanan napi teroris yang serakang berada di nusa kambangan. Dan sampai saat ini tidak ada kaitannya dengan keluarga Rumantarai di Sanggeng.

"Agar masyarakat jangan sampai terprovokasi, dan tetap laporkan ke pihak kepolisian bila ada informasi," tegas Adam Erwindi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini