Image

Gerkindo Bedah Gereja di NTT

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 16 Mei 2018 23:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 16 340 1899211 gerkindo-bedah-gereja-di-ntt-tZvBE7RvM8.jpg Gereja GKRI Ebenhaezer Maulafa yang akan dibedah oleh Gerkindo. Foto dok Gerkindo

JAKARTA - Gerakan Kasih Indonesia (Gerkindo) akan merenovasi sejumlah gereja di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kegiatan itu laksanakan dengan Program Bedah rumah, yang merupakan bentuk komitmen organisasi sayap Partai Perindo ini untuk terus bermanfaat bagi umat Kristiani dan memberdayakan gereja.

Melansir iNews, Rabu (16/5/2018), Ketua Umum Gerkindo Efraim Yerry Tawalujan menuturkan, peluncuran program Bedah Gereja diawali dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) dengan penerima program pada Kamis (17/5/2018) di Kupang. Bersamaan itu dilakukan pula pengukuhan DPW Gerkindo NTT.

Ketua Umum Gerkindo Efraim Yerry Tawalujan. Foto Okezone

”Untuk pengukuhan pengurus, ini dalam rangka Gerkindo Perindo membentuk DPW di seluruh Indonesia dan dengan harapan pelantikan besok dihadiri Ketua Umum DPP Perindo Bapak Hary Tanoesoedibjo (HT),” ujarnya.

Gereja GKRI Ebenhaezer Maulafa. Foto dok Gerkindo

Adapun Bedah Gereja menjadi langkah nyata Gerkindo. Dalam program ini Gerkindo akan membantu penyelesaian pembangunan gereja-gereja yang selama ini tak terselesaikan.

“Umumnya gereja dibangun oleh masyarakat secara swadaya. Nah tidak semua masyarakat di lingkungan itu mampu sehingga ada gereja yang sudah dibangun bertahun-tahun, tetapi belum selesai. Program Bedah Gereja ini untuk membantu mereka,” kata Yerry.

Gereja GKRI Ebenhaezer Maulafa. Foto dok Gerkindo

Khusus di Kupang, program Bedah Gereja secara resmi akan diluncurkan pada Jumat (18/5/2018) di GKRI Ebenhaezer Maulafa, Jalan Gereja, gang 1 nomor 4, persisnya di belakang kantor Camat Maulafa, RT/RW 18/07 Kupang.

Yerry menuturkan, program ini merupakan bentuk kerja sama atau sinergi Gerkindo dengan gereja. Gerkindo akan membantu penyaluran bahan bangunan, sementara gereja mitra selaku penerima bantuan program menyiapkan tukang dan pekerja.

Menurut dia, program ini merupakan pilot project. Ke depan, program serupa akan dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia. Ditargetkan 50 sampai 100 gereja akan menerima bantuan program ini. Dalam setiap kegiatan Bedah Gereja, Gerkindo ingin tidak lebih 2-3 bulan pembangunan itu selesai.

”Tujuan yang ingin dicapai dari program ini adalah Gerkindo ingin bermanfaat sekaligus aksi nyata dalam membantu umat Kristiani dan gereja-gereja. Kami juga ingin menunjukkan ada parpol yang memberdayakan umat Kristiani dan tulus membantu gereja,” kata dia.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini