Image

Ketua DPRD DKI Menyesalkan Keputusan Anies-Sandi Lepas Saham Bir

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 02:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 17 338 1899240 ketua-dprd-dki-menyesalkan-keputusan-anies-sandi-lepas-saham-bir-fCGksoZV9e.jpg Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi bersama Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berjabat dalam rapat paripurna DPRD DKI. Foto Antara/Aprilio Akbar

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi menyesalkan keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang memutuskan menjual saham sebesar 26,25 % di PT. Delta Djakarta. Hal itu mengingat perusahaan tersebut memberikan keuntungan yang cukup besar untuk pendapatan asli daerah (PAD).

"Saya menyayangkan keputusan itu. Dan berkontribusi terhadap PAD. Sayang sekali ya kalau sampai dilepas sahamnya," kata Prasetio kepada wartawan, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, menjual saham di perusahaan yang bergerak dibidang penjualan minuman keras itu harus melalui pembahasan dengan teman-teman di legislatif. Sebab, keputusan resminya itu akan diputuskan melalui persetujuan dalam rapat peripurna.

"Jadi kalau ada keputusan dari paripurna itu, ada alasan dan aturan yang kuat untuk melepas saham tersebut," jelasnya.

Gubernur Anies Baswedan Buka JFFF ke-15 di Kelapa Gading

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Santoso mengatakan, pihaknya menunggu surat dari Pemprov DKI terkait pelepasaan saham tersebut. Ia akan membaca secara rinci alasan apa yang dimiliki pemerintah daerah sehingga memiliki nyali untuk menjualnya.

"Alasannya apa nanti kan dibahas. Jadi saya pun belumbisa berkomentar. Saya belum baca argumentasinya,"kata Santoso.

Saat ini, lanjut Santoso, pihaknya belum menerima laporan bila ada masyarakat yang meminta menjual saham di perusahaan itu. Namun, dirinya juga menghargai kalau itu merupakan perwujudan janji dari Anies-Sandi pada masa kampanye Pilkada DKI lalu.

"Belum ada (masyarakat yang melapor). Kita harus menghargai juga janji gubernur saat kampanye," ujarnya.

Sandiaga Uno Hadiri Jelang Jakarta International 10K, 16.000 Pelari Siap Ramaikan Juli Mendatang

Ketika ditanyai ihwal apakah DPRD bakal menyetujuinya, ia tak bisa memberikan kepastian. Karena hal itu akan ditentukan dalam rapat paripurna. Nantinya, keputusannya akan diambil melalui musyawarah mufakat atau voting.

"Tinggal tunggu saja mudah-mudahan bisa direalisasikan melalui kebijakan yang tertulis. Pelaksanaannya kan harus tertulis," kata dia.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, pihaknya memastikan bakal menjual saham di perusahaan yang bergerak di penjualan minuman keras tersebut. Anies akan gunakan uang penjualan saham itu untuk pembangunan infrastruktur di Ibu Kota.

"Kita pasti lepas jadi ini bukan akan tapi pasti dilepas," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, hari ini. ‎

PT Delta Djakarta adalah perusahaan yang memproduksi dan mendistribusikan beberapa merek bir, seperti Anker Bir, Anker Stout, Carlsberg, San Miguel Pale Pilsener, San Miguel Light, San Miguel Cerveza Negra dan Kuda Putih.

Pemprov DKI Jakarta telah mempunyai saham di perusahaan tersebut sejak tahun 70-an. Kini, Pemprov DKI memiliki 26,25 persen saham di emiten industri minuman beralkohol tersebut.

Kepemilikan itu merupakan gabungan antara 23,34 persen saham Pemprov DKI dan 2,91 persen milik Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal Jakarta. Sisa saham lainnya dikuasai oleh San Miguel Malaysia dan masyarakat.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini