Image

Densus 88 Geledah Rumah Terduga Teroris di Probolinggo

ant, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 03:18 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 17 519 1899241 densus-88-geledah-rumah-terduga-teroris-di-probolinggo-NI3pnIWCtM.jpg Ilustrasi. Foto Okezone

SURABAYA - Tim Densus 88 Mabes Polri menggeledah sebuah rumah milik terduga teroris di kawasan Perumahan Sumbertaman Indah, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (16/5/2018) malam.

"Benar, Tim Densus 88 menggeledah rumah di sana malam ini," ujar Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (17/5/2018) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di rumah tersebut Tim Densus 88 mendatangi dan menggeledah mulai pukul 21.30 WIB, kemudian mengamankan seorang penghuninya.

Selain menggeledah, Tim Densus 88 juga membawa pria tersebut menuju mushala yang tidak jauh dari rumahnya dan berada di permukiman warga dengan alasan kerap melakukan aktivitas di sana.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Polda Jatim maupun Mabes Polri terkait penggeledahan rumah terduga teroris di Kota Probolinggo.

Sementara itu, pada hari yang sama, diinformasikan juga Tim Densus 88 mengamankan dua terduga teroris di Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Bahkan dikabarkan salah seorang di antaranya harus ditembak karena mencoba melawan petugas.

Sama seperti di Kota Probolinggo, penangkapan terduga teroris juga belum ada keterangan resmi dari Polda Jatim maupun Mabes Polri.

Sehari sebelumnya, Selasa (15/5) malam, di sejumlah tempat di Surabaya, yakni di Jalan Sikatan kawasan Manukan dan Jalan KH Abdul Wahab Siamin dilakukan penggerebekan di sebuah rumah yang diduga dihuni terduga teroris.

Bahkan di Jalan Sikatan IV, polisi menembak mati seorang terduga teroris karena melawan. Kemudian polisi juga membawa seorang wanita yang merupakan istri seorang terduga teroris dari sebuah rumah mewah di kawasan Jalan KH Abdul Wahab Siamin.

Di Jawa Timur, selama dua hari, 13-14 Mei 2018, lima ledakan terjadi, yakni pada Minggu (13/5) bom bunuh diri di tiga gereja berbeda, yakni Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di wilayah Ngagel, GKI Wonokromo Jalan Diponegoro dan Gereja Pantekosta di Jalan Raya Arjuno.

Kemudian, Minggu malam sekitar pukul 20.00 WIB bom meledak di Rusunawa Blok B lantai 5 Kelurahan Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo serta pada Senin (14/5) pagi pukul 08.50 WIB bom meledak di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini