nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Radikalisme, Menristekdikti Minta Ada Penceramah di Perguruan Tinggi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Kamis 17 Mei 2018 11:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 17 65 1899331 antisipasi-radikalisme-menristekdikti-minta-ada-penceramah-di-perguruan-tinggi-lbDhQphzvH.jpg Foto: Menristekdikti Minta Penceramah di Perguruan Tinggi (Okezone)

JAKARTA - Mengantisipasi radikalisme dan intolerasi di lingkungan kampus, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) bersama pimpinan Perguruan Tinggi (PT) di seluruh Indonesia terus berupaya untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme di perguruan tinggi.

Di sela-sela rapat koordinasi pengelolaan keuangan perguruan tinggi negeri, Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan pesan khusus kepada pemimpin PTN dan Kopertis terkait kegiatan kampus menghadapi bulan Ramadan.

"Saya ingin kampus menjadi rujukan untuk kedamaian, kampus harus menjadi pusat ilmu pengetahuan. Dalam bulan Ramadan saya minta penceramah memberikan ceramah yang menyejukan dan mendamaikan di kampus masing-masing. Jangan sampai ada intoleransi dan radikalisme, bila ada intoleransi dari dosen dan mahasiswa, akan diberikan peringatan dan ditindak," kata Nasir dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (17/5/2018).

 Densus 88 Berhasil Amankan Bahan Peledak dari Rumah Terduga Teroris Bom Polrestabes Surabaya

Selain itu Menteri Nasir juga mengungkapkan akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk memberikan tindakan tegas terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dalam kegiatan radikalisme.

 Dosen dan Mahasiswa Fikom Universitas Mercu Buana Sambangi Redaksi Okezone.com

Menristekdikti juga meminta para rektor untuk mengawasi dengan lebih baik organisasi-organisasi yang memiliki potensi menyebarkan paham radikalisme di lingkungan kampus.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini