nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wiranto Pimpin Rakorsus Penanganan Terorisme

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 15:03 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 18 337 1899873 wiranto-pimpin-rakorsus-penanganan-terorisme-ekZKGvGbA7.jpg Menko Polhukam Wiranto (foto: Fahreza/Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamananan (Menko Polhukam) Wiranto memimpin rapat koordinasi khusus tingkat menteri tentang penanganan kasus terorisme. Rapat diselenggarakan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, pada Jumat (18/5/2018), pukul 13.40 WIB.

Berdasarkan pantauan Okezone di lokasi, sejumlah pejabat hukum, keamananan dan pertahanan menghadiri rapat kali ini. Di antaranya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Sesjen Wantannas Mayjen TNI Doni Monardo, dan Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius.

Wiranto: Hanura Sudah Maksimal

Selain itu, hadir pula Jaksa Agung HM Prasetyo, Kepala BIN Budi Gunawan, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menkominfo Rudiantara, Dirjen Otda Kemendagri Sumarsono, dan Dirjen PAS Kemenkum HAM Sri Puguh Budi Utami.

Diinformasikan, pejebat negara lainnya akan menyusul hadir.

Sejumlah aksi teror terjadi di Jawa Timur. Minggu 13 Mei lalu, tiga gereja di Surabaya di bom dan menyebabkan belasan orang meninggal dunia. Kemudian disusul ledakan di Rusun Wonocolo lantai 5 Blok B belakang Polsek Taman Sepanjang.

Lalu, bom juga meledak di depan Mapolrestabes Surabaya. Mapolda Riau turut jadi sasaran kelompok teror. Mereka menyerang polisi menggunakan senjata tajam dan menyebabkan beberapa korban berjatuhan, baik dari pihak Polri ataupun pelaku teror.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengancam akan menerbitkan Perppu bila pembahasan revisi UU Antiterorisme belum rampung pada Juni 2018 atau pada akhir masa sidang DPR RI.

Namun, ancaman Jokowi itu segera ditindaklanjuti oleh Menko Polhukam Wiranto beserta fraksi pendukung pemerintah di DPR. Mereka berkumpul dan menyepakati beberapa hal, di antaranya mempercepat pembahasan revisi UU Antiterorisme dan tidak ingin Perppu menjadi solusi penyelesaian masalah terorisme.

Di sisi lain, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertarik dengan penghidupan kembali Koopssusgab TNI untuk menangani terorisme. Usulan ini muncul setelah maraknya kejadian aksi terorisme di Indonesia.

"Saya laporan kepada Presiden kemarin beliau tertarik. Nanti kita akan bicara dengan Panglima (TNI)," ujar Moeldoko di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu 16 Mei 2018.

Koopssusgab merupakan pasukan gabungan antiteror TNI yang berasal dari Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL, dan Satbravo TNI AU. Pasukan khusus dari tiga matra tersebut diresmikan pada Juni 2015 oleh Moeldoko ketika menjabat sebagai Panglima TNI.

Namun, menurut Moeldoko, Koopssusgab dibekukan ketika dirinya tidak lagi menjabat sebagai Panglima TNI. "Sepertinya dibekukan," jelas dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini