nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gara-Gara Penumpang Ngaku Bawa Bom, Penerbangan Lion Air Makassar-Manado Tertunda 3 Jam

Subhan Sabu, Jurnalis · Jum'at 18 Mei 2018 01:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 05 18 340 1899667 gara-gara-penumpang-ngaku-bawa-bom-penerbangan-lion-air-makassar-manado-tertunda-3-jam-Z6CMnqm33h.jpg

MAKASSAR - Dua orang penumpang wanita inisial MN dan NM diamankan oleh petugas avsec airlines bersama dengan avsec Angkasa Pura I cabang Makassar dan otoritas bandara serta pihak berwenang akibat saat proses masuk ke pesawat, keduanya mengaku membawa bom dalam koper kepada salah satu awak kabin.

Akibat perbuatan mereka berdua, penerbangan Lion Air JT 778 rute Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) tujuan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) yang dioperasikan dengan pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LJF harus tertunda sekitar 3 jam.

Sekira 200 penumpang dewasa, lima anak-anak, empat bayi, barang bawaan dan kargo, harus kembali ke terminal keberangkatan untuk dilakukan tahapan pengecekan ulang kembali (screening).

"Dalam menjamin keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dengan menjalankan prosedur tindakan menurut standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures)," jelas Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (17/5/2018).

Atas kerjasama yang baik di antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan (aviation security/ avsec), maka proses pemeriksaan diselesaikan secara teliti, tepat dan benar, hasilnya tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan, yang dapat berpotensi mengancam keselamatan dan keamanan penerbangan.

"Sesuai prosedur atas sikap penumpang itu, Lion Air menurunkan MN dan NM berikut bagasi dan barang bawaannya," ujar Danang.

Usai melewati semua prosedur yang berlaku, Lion Air JT 778 telah diberangkatkan dengan jadwal terbaru pukul 15.02 WITA dari jadwal penerbangan semula pukul 12.25 WITA dan telah mendarat di Manado pada 16.26 WITA.

Selain berdampak terhadap penerbangan dari Makassar ke Manado, kejadian tersebut juga mengakibatkan keterlambatan terbang dari Manado tujuan Makassar.

"Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar jaringan penerbangan Lion Air lainnya tidak terganggu," tambah Danang.

(Baca Juga: Ngaku Bawa Bom, Penumpang Batik Air Diamankan)

Oleh karena itu, Danang menghimbau dan menegaskan kepada seluruh pelanggan maupun publik/ masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau/ bercanda, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat.

"Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong, merupakan tindakan melanggar hukum, akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib," pungkas Danang.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini