nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lawan Stigma Pasca-Insiden Mako Brimob, 1.956 Napi 'Sulap' Wajah Rutan Tangerang

Anggy Muda, Jurnalis · Senin 21 Mei 2018 06:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 21 338 1900584 lawan-stigma-pasca-insiden-mako-brimob-1-956-napi-sulap-wajah-rutan-tangerang-Ks3r7VdyJc.jpg Napi menyulap wajah Rutan Tangerang. (Foto: Anggy M/Okezone)

TANGERANG - Maraknya aksi terorisme yang terjadi di Indonesia menginisiasi 1.956 narapidana (napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 1 Tangerang, Jambe, Kabupaten Tangerang menciptakan 'wajah baru' Rutan.

Dengan mengangkat tema 'Bhakti Untuk Negeri Merah Putih Narapidana', ribuan napi tersebut tampak kompak menghias Rutan, salah satunya dengan melakukan pengecetan di seluruh gedung Rutan dengan warna merah dan putih yang melambangkan keberanian dan kesucian. Hal tersebut merupakan wujud keperihatinan para napi terhadap aksi terorisme yang marak terjadi.

Salah satu napi kasus pencurian kendaraan bermotor, Aji mengatakan, kegiatan menghias Rutan menjadi pencerminan bahwa tidak semua napi bersikap arogan. Menurutnya, aksi teror yang dilakukan oleh para napi terorisme di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok beberapa waktu lalu membuat pandangan terhadap napi secara keseluruhan menjadi buruk.

"Kami di sini dibina dengan baik, maka kami juga berharap perilaku kami baik. Aksi di Mako Brimob kemarin, tentu kami sedih. Kami juga khawatir penilaian masyarakat pada kami. Makanya dari peringatan ini kami menunjukan kami ini baik dan akan berubah, berbakti pada negeri dan masyarakat," ujar Aji kepada Okezone di Rutan Klas 1 Tangerang, Minggu (20/5/2018).

Rutan Tangerang. Foto: Anggy M/Okezone

Sementara itu, Kepala Rutan Klas I Tangerang, Dedy Cahyadi mengatakan, kegiatan tersebut dicanangkan oleh Dirjen pemasyarakatan Kemenkumham untuk membuktikan bawa napi di seluruh Indonesia masih bagian dari masyakat.

(Baca juga: Dituding Intel dan Ciptakan Teroris, Ini Respons Eks Napi Teroris Sofyan Tsauri)

"Menindaklanjuti kejadian-kejadian yang sudah ada. bahwa narapidana dan tahanan yang ada tidak semua mempunyai perilaku yang tidak terpuji, tapi mereka punya potensi juga untuk bisa berbakti kepada negeri, mempunyai nasionalisme, dan kami sebagai petugas pemasyarakatan mempunyai komitmen yang lebih dari mereka untuk bisa mengarahkan mereka," ujar Dedy.

Kegiatan tersebut juga menjadi momentum dalam menyambut Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2018. Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan dapat merubah pemikiran masyarakat mengenai napi.

"Tahanan dan napi bukan berarti manusia yang tidak bisa kembali ke jalan yang benar, hanya salah jalan, dan di tempat inilah mereka bisa untuk merubah perilaku yang sebelumnya kurang baik menjadi perilaku yang lebih baik," ujarnya.

Tak Ada Perlakuan Khusus

Rutan Klas 1 Tangerang diketahui pernah menampung sebanyak 3 napi terorisme. Meski demikian, tidak ada perlakuan khusus terhadap para napi tersebut.

Dedy Cahyadi mengatakan, seluruh warga binaan mendapatkan perlakuan yang sama tanpa melihat latar belakang kasus para napi. "Semua sama, tidak seperti yang lain, satu teroris satu sel. Di kami semua sama. Kenapa? Agar tidak ada kesenjangan dan adanya tindak pemasyarakatan seperti yang normal. Malah suka kami candain biar mereka cair," ujar Dedy.

Dedy pun mengaku, dirinya dan para staf yang berada di Rutan juga berusaha menciptakan suasana yang hangat dengan para warga binaan, terutama para napi terorisme, dengan cara mengajak bercanda. "Itu bentuk terapi yang saya praktikkan pelan-pelan, agar mereka tiga orang ini membaur dan tidak terasingkan. Kami juga tidak takut walau mereka teroris sekali pun," tutur Dedy.

Dedy menjelaskan, saat ini sedikitnya ada sebanyak 1.956 napi yang mendekam di dalam Rutan Klas 1 Tangerang. Tanpa melihat kasus apa yang membelitnya, seluruh napi dicampur menjadi satu saat membantu kegiatan menyambut Harkitnas.

Ribuan napi tereebut pun tampak sangat antusias menjalani kegiatan menghias dan mengecat gedung Rutan sebagai bentuk pencerminan rasa nasionalisme para napi.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini