Secercah Harapan Korban Ambruknya Selasar Gedung BEI

Melly Puspita, Okezone · Kamis 24 Mei 2018 04:51 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 24 340 1901989 secercah-harapan-korban-ambruknya-selasar-gedung-bei-10PsBtFfUO.jpg Aswari Rivai (Foto: Melly Puspita)

PALEMBANG - Miranda (20), salah satu korban dari 95 korban ambruknya Selasar Gedung BEI pada 15 Januari 2018 lalu mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Aswari Riva'i untuk keluarganya.

Miranda yang mengalami luka di sekujur karena tertimpa reruntuhan material bangunan selasar BEI waktu itu, hampir saja tidak dapat dikunjungi orang tuanya karena terkendala ekonomi keluarganya. Aswari Riva'i Calon Gubernur Sumsel periode 2018-2023 dari Partai Gerindra yang saat itu masih menjabat sebagai Bupati Lahat kebetulan ingin menjenguk korban yang berasal dari Lahat.

Mendengar keluarga Miranda tidak bisa berangkat ke Rumah Sakit Mintohardjo, Jakarta Pusat, Aswari pun mengulurkan tangan untuk membantu keluarga ini.

"Sebelumnya, saya dan keluarga berterima kasih kepada Bapak Aswari Riva'i atas bantuannya kemarin pada saat terjadi musibah yang menimpa saya. Beliau orang yang baik serta ramah terhadap kami selaku orang biasa," ucap Miranda.

Selasar BEI roboh

Ia pun menaruh harapan terhadap Aswari bila nanti terpilih sebagai Gubernur Sumsel, yakni agar terus mempertahankan kinerja pemerintahan dan semakin meningkatkannya untuk kebaikan warga.

"Semoga juga dapat menuntaskan permasalahan-permasalahan yang ada pada pemerintahan sebelumnya. Dan satu lagi, semoga dapat menjalankan amanah terhadap janji-janji yang diberikan," harap Miranda.

Sekadar diketahui, sehari usai kejadian, tangis haru pecah saat Jamilah (52) ibu dari Miranda, korban selasar Bursa Efek Indonesia (BEI) bertemu di rumah sakit TNI Angkatan Laut (AL) Mintoharjo, Jakarta Pusat. 

Selasar BEI roboh

Keinginan Jamilah untuk bertemu Miranda akhirnya memiliki titik terang, setelah cerita Jamilah sampai di telinga Aswari Riva'i. Ibu Miranda berangkat dari Palembang menuju Rumah Sakit Mintohardjo Jakarta, bersama Aswari Riva'i.

Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada Bapak Aswari, akhirnya saya bisa menjenguk anak saya satu-satunya. Semoga segala kebaikannya dibalas oleh Allah SWT,” ucap Jamilah saat itu sambil meneteskan air mata.

Aswari pun menegaskan, bahwa dirinya tak mungkin diam mendengar cerita ibunda dari Jamilah yang tidak bisa bertemu anak tunggalnya, yakni Ananda Miranda yang menjadi salah satu korban ambruknya selasar BEI lantaran terganjal ekonomi.

“Semoga Ananda Miranda bisa segera sehat dan bugar supaya bisa kembali menjadi salah satu kebanggaan keluarganya,” kata Aswari.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini