Penebar Teror di Raja Ampat Pecatan TNI AD Berpangkat Sertu

Andrew Maradona Konserio, Okezone · Kamis 24 Mei 2018 05:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 24 340 1901996 penebar-teror-di-raja-ampat-pecatan-tni-ad-berpangkat-sertu-xKBVkBFeVL.jpg Rekaman CCTV peneror di Raja Ampat, Papua (Foto: Andrew Maradona)

WAISAI - Seorang pria tak dikenal yang sempat melakukan ancaman teror di salah satu restoran di kota Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, Selasa 22 Mei 2018 malam, ternyata merupakan seorang mantan anggota TNI yang dipecat dari kesatuannya akibat kasus Disersi dengan pangkat terakhir Sersan Satu.

Kepala Penerangan Korem 171/PVT, Mayor Inf. Umasugi yang dikonfirmasi Okezone, Rabu 23 Mei 2018 malam tadi mengatakan, pelaku yang sempat menebar ancaman teror di sebuah restoran di kota Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, adalah mantan anggota TNI yang pernah berdinas pada satuan Kodim 1704 Sorong dengan pangkat terakhir, Sersan Satu dan telah dipecat dari dinas TNI karena terkait kasus Disersi sejak tahun 2006 lalu.

" Ya kami sudah dapat informasi tersebut, jadi memang yang bersangkutan adalah mantan anggota TNI dan sudah dipecat, atas kasus Disersi, yang bersangkutan dulunya berdinas di Kodim 1704 Sorong, dengan pangkat terakhir Sersan Satu," ujar Mayor Inf. Umasugi saat dikonfirmasi Okezone melalui sambungan telepon seluler nya, Rabu (23/5/2018).

Terorisme

Lanjut Umasugi, sebelumnya informasi yang didapatkan pihak Korem 171 Sorong, sebelum pelaku melakukan aksi menebar teror di sebuah restoran di Waisai Selasa malam kemarin, sebelumnya, pelaku sempat mengunjungi sebuah masjid di kawasan kompleks perumahan 300, Waisai, Raja Ampat dan membuat gaduh di dalam masjid.

"Jadi sebelum yang bersangkutan berulah menebar teror, dia sempat melakukan keributan di sebuah rumah ibadah, Masjid di kompleks perumahan 300 dengan masuk di barisan jama'ah wanita yang sempat beribadah, jadi memang sudah jelas yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa," ujar Umasugi.

Dari informasi yang didapatkan Okezone, pria tersebut berada di kota Waisai sudah sejak dua hari lalu, dan sempat melakukan ibadah di salah satu masjid di Waisai.

"Dia kalau tidak salah sudah berada di Waisai sejak dua hari lalu, sempat mampir ibadah di masjid sini, tapi sempat membuat gerakan-gerakan yang aneh-aneh, jadi jamaah juga resah akan sikapnya"ungkap salah satu warga Waisai yang enggan namanya diberitakan.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria tak dikenal, Selasa 22 Mei 2018 malam mengamuk tanpa sebab di sebuah restoran di kota Waisai, Raja Ampat, dan sempat menebar teror dan ancaman akan meledakan Restoran dan menembak para karyawan. Tidak hanya menebar teror, pria tersebut juga sempat memaki-maki seluruh karyawan restoran dan pemilik restoran.

Aksi pria tersebut sempat membuat para pengunjung restoran sempat panik dan berhamburan keluar Restoran.

Aksi pria tersebut reda setelah aparat kepolisian dari polres Raja Ampat yang tiba di lokasi langsung mengamakan dirinya dan dibawa ke salah seorang kerabat pelaku dikarenakan dari hasil pemeriksaan, pelaku diketahui menderita gangguan jiwa.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini