Polisi dan Satpol PP Data Pendatang di Bali untuk Hindari Serangan Teror

Nurul Hikmah, Okezone · Kamis 24 Mei 2018 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2018 05 24 340 1902103 polisi-dan-satpol-pp-data-pendatang-di-bali-untuk-hindari-serangan-teror-Rr9yJt50xi.jpg Ilustrasi Pendataan Penduduk (foto: Okezone)

DENPASAR - Polresta Denpasar dan Satpol PP Provinsi Bali melakukan pendataan terhadap warga pendatang guna mengantisipasi adanya hal –hal yang tidak diinginkan seperti serangan teror yang terjadi di Jambi dan wilayah lainnya.

Mereka melakukan sidak pendataan penduduk pendatang ini dimulai dari pukul 23.00 Wita pada Rabu 23 Mei 2018, hingga Kamis (24/5/2018) dini hari. Semua wilayah di Denpasar disisir mulai dari Denpasar Selatan, Denpasar Utara, Denpasar Barat dan Denpasar Selatan.

(Baca Juga: Pasca Serangan Pria Berpedang, Aktivitas Polsek Maro Sebo Kembali Normal)

Selain dari polisi dan Satpol PP ada juga dari pihak pecalang. Saat satpol PP menanyakan identitas pendatang banyak warga yang tidak memiliki KTP. Rata-rata KTP mereka sudah mati, ada juga yang hilang.

Terorisme 

Kapolresta Denpasar, Kombes Pol Hadi Purnomo mengatakan, sasaran kegiatan malam ini sesuai dengan sistuasi dan kondisi menjelang hari raya idul fitri ada peningkatan pengamanan.

“Situasi saat ini masih aman. Dengan kondisi ini jangan sampai lengah. Kita perketat dan perkecil contohnya terjadi curat, curas dan curanmor di samping itu juga juga melakukan operasi cipta kondisi di antaranya miras, preman,” terangnya.

Dia menjelaskan, bahwa masyarakat tidak memiliki identitas apapun akan dikembalikan ke daerah asalnya oleh Satpol PP. “Penduduk-penduduk yang tidak punya identitas ini kadang kala masyarakat kita lemah. Kami di sini mendata jangan sampai tidak ada identitas. Kalau tidak ada identitas langsung akan dipulangkan ke kampungnya,” paparnya.

(Baca Juga: Penebar Teror di Raja Ampat Pecatan TNI AD Berpangkat Sertu)

Sementara terkait teror yang terjadi di Polsek Maro Sebo, Jambi baru-baru oleh orang yang tidak dikenal membuat pengamanan di seluruh polsek di Denpasar diperketat. “Untuk di polsek-polsek kami pertebal pengamanya. Waktu malam hari jumlah personel juga kami tambah. Jangan sampai ada serangan seperti di Jambi,” pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini