nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UU Terorisme Disahkan, Pelaku Teroris yang Libatkan Anak Hukumannya Lebih Berat

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 15:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 25 337 1902718 uu-terorisme-disahkan-pelaku-teroris-yang-libatkan-anak-hukumannya-lebih-berat-DJrNvcAYAr.jpg Ilustrasi Terorisme (foto: Shutterstock)

JAKARTA - DPR telah menyetujui dan mengesahkan Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Sejumlah aturan baru muncul di dalam undang-undang ini seperti aturan yang mengatur mengenai kejahatan terorisme yang melibatkan anak-anak.

Ancaman pidana terkait pelibatan anak dalam terorisme diatur dalam Pasal 16A. Pasal tersebut merupakan tambahan pasal baru yang disisipkan di antara Pasal 16 dan Pasal 17.

(Baca Juga: DPR Sahkan RUU Terorisme Menjadi Undang-Undang)

Bunyi pasal tersebut yakni 'Setiap orang yang melakukan Tindakan Pidana Terorisme dengan melibatkan anak, ancaman pidananya ditambah 1/3 (sepertiga).'

Pelibatan anak-anak dalam aksi terorisme ini terjadi pada aksi teror yang terjadi di Surabaya. Namun, Anggota Pansus RUU Terorisme dari Fraksi Partai Golkar Dave Laksono mengatakan pasal ini muncul jauh sebelum aksi teror yang terjadi di Surabaya.

"Pasal itu muncul sejak lama, sejak awal pembahasan di pansus. Karena kita berkaca kepada aksi-aksi terorisme di dunia internasional yang banyak melibatkan anak-anak sehingga kita masukan pasal itu," jelas Dave saat dihubungi, Jumat (25/5/2018).

(Baca Juga: Revisi UU Terorisme Disahkan DPR, Berikut Poin-Poin Perubahannya)

"Awalnya kita pikir mungkin ini (aksi teror libatkan anak-anak) bisa terjadi di Indonesia dan nyatanya terjadi juga kan. Itu semangat pansus dari munculnya pasal 16A itu," imbuhnya.

Diketahui pelaku bom tiga gereja di Surabaya, Dita Oepeoseno dan istri mengajak serta ketiga anaknya yang masih di bawah umur untuk melakukan bom bunuh diri. Keesokan harinya, juga terjadi penyerangan di Mapolrestabes Surabaya oleh satu keluarga yang juga melibatkan anak-anak. empat anggota keluarga tewas, namun putri bungsu mereka selamat setelah terpental saat bom meledak.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini