nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Sumber Suara Ledakan Dekat PN Jaksel saat Sidang Aman Abdurrahman

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Jum'at 25 Mei 2018 11:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 25 338 1902566 bukan-ledakan-ini-sumber-suara-dentuman-dekat-pn-jaksel-saat-sidang-aman-abdurrahman-eofe1xojyA.jpg Aman Abdurahman. Foto: Okezone/Puteranegara

JAKARTA - Suara dentuman yang terdengar dekat Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) saat sidang Aman Abdurrahman ternyata bukan ledakan, tetapi akibat kelalaian pekerja proyek.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, menjelaskan sumber suara berasal cairan kimia dalam tong.

"Bukan aksi terror. Jadi si tukang pekerja mau potong drum untuk dijadikan tempat sampah. Tapi drum itu masih ada cairan kimia ternyata, karena mau dilas untuk dipotong akhirnya kena percikan api," kata Indra di depan Gedung PN Jaksel, Jumat (25/5/2018).

Menurut Indra, drum berisikan cairan kimia itu sendiri berasal dari pekerjaan proyek yang berada persis di seberang gedung PN Jaksel. Oleh karenanya, suara menggelegar sampai dalam PN Jaksel.

Foto: Okezone/Puteranegara

Indra menyebut dalam insiden kecelakaan ini tidak menyebabkan korban luka ataupun jiwa. Saat ini, petugas juga sudah membuka Jalan Ampera setelah sempat ditutup ketika adanya suara tersebut.

"Dari proyek pembangunan. Ada barang-barang drum tapi msih ada sisa kimia sebenarnya sudah digunakan. Itu bahaya kalau ada sulutan api," tutur Indra.

Saat ini, keadaan di PN Jaksel sudah dalam keadaan normal. Sidang pun sudah kembali dibuka setelah sempat diskors.

Foto: Okezone/Puteranegara

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menggelar sidang lanjutan kasus aksi teror bom Thamrin dengan terdakwa sekaligus petinggi kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurrahman.

Sidang memasuki tahap pembacaan nota pembelaan atau Pleidoi dari Aman Abdurrahman dan pihak penasihat hukum. Pada sidang pembacaan tuntutan, Jumat 18 Mei 2018 lalu, Aman menegaskan bahwa akan mengajukan Pledoi. Nota pembelaan itu akan dibuat terpisah antara Aman dan Penasihat Hukum.

 

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini