nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UU Antiterorisme Disahkan, PKS Harap Teroris Ditumpas hingga Akar-akarnya

Fahreza Rizky, Jurnalis · Sabtu 26 Mei 2018 13:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 05 26 337 1903073 uu-antiterorisme-disahkan-pks-harap-teroris-ditumpas-hingga-akar-akarnya-lKuFnT0Aii.jpg Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini (Foto: Okezone)

JAKARTA - Revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme akhirnya disahkan menjadi undang-undang melalui Sidang Paripurna DPR, Jumat 25 Mei 2018.

Seluruh Fraksi di DPR dan pemerintah menyepakati pasal-pasal revisi termasuk yang paling akhir tentang definisi terorisme yang mencakup tujuan politik, ideologi, dan gangguan keamanan negara. 

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini menyambut baik lahirnya UU ini sebagai bentuk komitmen parlemen termasuk Fraksi PKS di dalamnya agar negara efektif dan akuntabel dalam memberantas terorisme dan melindungi rakyat dan negara dari ancaman serta kebiadaban teroris.

"Kita di DPR akhirnya mencapai kesepakatan terbaik untuk menghadirkan UU Pemberantasan Terorisme yang lebih efektif dengan tetap menjunjung tinggi supremasi hukum. Kita semua berharap teroris dapat ditumpas sampai ke akar-akarnya apapun motif dan alasan sehingga seluruh rakyat merasa aman dan negara terlindungi," kata Jazuli, Sabtu (26/5/2018).

Paripurna UU Terorisme

Melalui UU tersebut , anggota Komisi I ini berharap, aparat keamanan dapat melakukan pencegahan dan penindakan yang lebih efektif terutama dalam membongkar akar, motif, dan aktor intelektual terorisme yang menurut aparat kepolisian selama ini sebenarnya sudah dapat diidentifikasi. Undang-undang ini memberi penguatan pada aspek pencegahan, penindakan, dan pengawasan. 

Dengan demikian, lanjut Jazuli, pada saat yang sama, aparat dapat dan harus lebih akuntabel menjelaskan kepada publik siapa sebenarnya jaringan, aktor, serta otak atau master mind di balik aksi-aksi teroris selama ini.

"Melalui UU ini kita tegaskan tidak ada tempat bagi terorisme di negara kita. Seluruh aparat terkait baik aparat intelijen, kepolisian, BNPT, maupun TNI akan bekerja sinergis dalam memberantas terorisme secara terukur, akuntabel, dan tetap menjunjung supremasi hukum," pungkas Jazuli.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini