nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disebut Terpapar Paham Radikal, Ini Tanggapan Rektor Unair

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 29 Mei 2018 05:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 29 65 1903966 disebut-terpapar-paham-radikal-ini-tanggapan-rektor-unair-JRO2o6RTNk.jpg

SURABAYA - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya kurang sepakat disebut telah terpapar paham radikal oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Pasalnya Unair sangat mengutuk keras terhadap paham tersebut.

Bahkan kampus telah menyusun kegiatan, baik akademik berupa perkuliahan, maupun non-akademik berwujud ekstrakurikuler melawan keras pada adanya paham radikal yang berujung dengan aksi terorisme.

Sebelumnya BNPT mengungkap, Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Diponegoro (Undip), Insitut Teknologi Surabaya (ITS), Universitas Airlangga (Unair), dan Universitas Brawijaya (UB) sudah disusupi paham radikal.

"Kami agak kurang sreg kalau ada pengaitan antara tindakan radikal dengan perguruan tinggi. Sebab sistem perguruan tinggi sangat terbuka," terang Rektor Unair Surabaya Prof Moh Nasih, Senin (28/5/2018).

Menurut Nasih, jika ada mahasiswa maupun dosen terpapar radikalisme, sebaiknya tidak dikaitkan dengan perguruan tinggi. Karena waktu yang mereka gunakan di kampus sangat terbatas. Kampus tidak mampu mengawasi setiap kegiatan yang diikuti mereka.

Kampus mengutuk keras terhadap paham radikal tersebut. Pihaknya juga melawan dan mencegah terjadinya aksi terorisme. Bila masih ada mahasiswa yang berpaham radikal, dirinya menolak dikaitkan dengan kampus sebagai institusi pendidikan.

"Jadi kalau ada mereka yang radikal, dikaitkan dengan perguruan tinggi, itu terlalu berlebihan. Bagus bikin kita instropeksi. Tapi, tidak lantas mengeneralisasi,” tukas Nasih.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini