nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aman Abdurrahman: Silakan Pidanakan, Mau Hukuman Mati Silakan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 12:15 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 30 338 1904400 aman-abdurrahman-silakan-pidanakan-mau-hukuman-mati-silakan-9oDFZl2Pe6.jpg Terdakwa kasus bom Thamrin, Aman Abdurrahman. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Jaksa Penuntut Umum menolak pledoi yang diajukan oleh terdakwa kasus bom Thamrin yakni Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurrahman. Hal itu tertuang dalam sidang pembacaan replik atas pledoi Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Setelah JPU membacakan replik atas pledoi Aman Abudurrahman, Ketua Majelis Hakim Akhmad Jaini sempat menanyakan kepada terdakwa beserta kuasa hukumnya apakah akan mengajukan duplik.

“Apa akan mengajukan bukti tambahan,” tanya Ketua Majelis Hakim.

Mendengar hal tersebut, Aman bersama kuasa hukumnya menyebut akan memberikan duplik terkait replik yang sudah dibacakan sebelumnya.

Sidang Pledoi, Aman Abdurrahman Tunjuk Jari ke Atas

“Kami akan melakukan duplik secara lisan,” ujar Kuasa Hukum Aman Abdurrahman, Asrudin Hatjani.

Aman Abdurrahman mengatakan, dirinya tidak siap jika mendapatkan hukuman mati lantaran terlibat dalam serangkaian aksi terorisme yang ada di Indonesia.

Namun, Aman mengaku lebih siap bila dirinya dipidanakan karena telah mengajarkan pengikutnya untuk bertauhid dan mendukung khilafah.

Sidang Pledoi, Aman Abdurrahman Tunjuk Jari ke Atas

“Saya ingin menyampaikan, ingin memidanakan kepada saya berkaitan dengan mengafirkan pemerintahan ini, silakan pidanakan berapa pun hukumannya, mau hukuman mati silakan. Tapi, kalau dikaitkan dengan kasus-kasus semacam itu, dalam persidangan, satu pun tidak ada yang dinyatakan keterlibatan saya,” jelas Aman di ruang sidang PN Jakarta Selatan.

(Baca Juga : JPU Tolak Semua Pledoi yang Diajukan Aktor Utama Bom Thamrin Aman Abdurrahman)

Pembelaan juga dilakukan Kuasa Hukum Aman Abdurrahman, Asrudin Hatjani. Ia sangat tidak setuju dengan replik yang telah dibacakan JPU, yang menyebut kliennya terlibat dalam serangkaian aksi teror.

(Baca Juga : JPU Berikan Jawaban atas Pleidoi Aman Abdurrahman)

“Setelah replik yang diajukan maka kami tetap menolak yang diajukan JPU, bahwa isinya telah termuat dalam tuntutan JPU,” kata Asrudin.

 

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini