nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Alasan Polisi Tetapkan Nirigi Penumpang Lion Air Bercanda Bawa Bom sebagai Tersangka

Ade Putra, Jurnalis · Rabu 30 Mei 2018 09:51 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 05 30 340 1904341 alasan-polisi-tetapkan-nirigi-penumpang-lion-air-bercanda-bawa-bom-sebagai-tersangka-U2ofg9MQO4.jpg Frantinus Nirigi diperiksa usai candaan bawa bom di pesawat. (Foto: Ade Putra/Okezone)

PONTIANAK - Frantinus Nirigi, penumpang pesawat Lion Air JT 687 sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana penerbangan. Penetapan status ini menyusul setelah alumni Universitas Tanjungpura Pontianak itu mengakui perbuatannya.

"Ya, yang bersangkutan mengakui (mengucapkan bawa bom)," ujar Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Nanang Purnomo, Rabu (30/5/2018).

Penetapan tersangka terhadap pemuda 26 tahun asal Wamena ini setelah melalui gelar perkara di ruang kerja Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli, Selasa 29 Mei 2018 malam.

"Gelar perkara melibatkan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan," kata Nanang.

Nirigi saat diinterogasi. (Foto: Ist)

Dalam gelar perkara tertutup itu dihadiri Budianto, Kasubdit PPNS Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemenhub bersama tiga anggotanya; M. Anshar, Nursyamsu dan Aditya P.R, serta AKP Efadhoni, Wakasat Reskrim Polresta Pontianak dan jajaran kepala unitnya.

(Baca juga: Mengulik Keseharian Nirigi, Penumpang yang Ngaku Bawa Bom di Lion Air)

Setelah penetapan status ini, Frantinus resmi menjadi tahanan kepolisian. Saat ini kasusnya ditanggani oleh Polresta Pontianak. "Terhadap tersangka dilakukan penahanan, karena dikhawatirkan melarikan diri,” terang Nanang.

Dari gelar perkara tersebut, disimpulkan bahwa perbuatan FN melanggar Pasal 437 Ayat (1) dan (2) UU RI Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan. Fran berurusan dengan polisi karena perbuatannya dengan mengucapkan 'Awas jangan kasar-kasar menyimpan tasnya. Ada bom,' kepada seorang pramugari yang sedang merapikan bagasi.

Kepanikan saat seorang penumpang bercanda bom di pesawat Lion Air. Foto: Ist

Kala itu Fran akan pulang kampung ke Wamena dari Bandar Udara Internasional Supadio Kubu Raya dengan tujuan transit di Jakarta. Ia dijadwalkan terbang pada Senin (28/5) Pukul 18.40 WIB.

Akibat ulahnya, penerbangan ditunda karena terjadi kegaduhan dan kepanikan luar biasa di dalam pesawat. Sebagian penumpang cedera setelah terjun dari jendela darurat.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini