nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sang Kakak Sempat Pingsan Dengar Kabar Nirigi Terlibat Joke Bomb di Pesawat Lion Air

Chanry Andrew S, Jurnalis · Jum'at 01 Juni 2018 04:36 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 05 31 340 1905239 sang-kakak-sempat-pingsan-dengar-kabar-nirigi-terlibat-joke-bomb-di-pesawat-lion-air-CVHxFWdnTC.jpg Frantinus Nirigi saat Ditahanan Mapolresta Pontianak (foto: Ade Putra/Okezone)

JAYAPURA - Kakak kandung Frantinus Nirigi, Heriana Nirigi mengaku mengalami shock berat setelah mendengar kabar buruk yang menimpa adiknya Frantinus Nirigi dalam kasus "Joke Bomb", yang terjadi di dalam pesawat Lion air JT 68, di Bandara Supadio Pontianak beberapa waktu lalu.

Heriana Nirigi yang merupakan kakak tertua dari Frantinus Nirigi sempat pingsan usai mendengar kabar tersebut dari media sosial dan media massa yang viral atas kejadian tersebut. "Saya saat itu, ketika dengar adik saya seperti ini, saya seolah tidak percaya, dan saya langsung shock, saya tidak sadarkan diri lagi,“ kata Heriana Nirigi, Kamis (31/5/2018).

Satu hal yang membuat Heriana sangat sedih dan terpukul, di mana kejadian yang sempat viral di media sosial tersebut menyebabkan adiknya menjadi sasaran bully oleh warga Indonesia lainnya. Dan hal itu membuat pihak keluarga menyesalkan sikap bully oleh warga kepada adiknya tersebut.

"Saya sedih, sangat sedih, adik saya di-bully habis-habisan di medsos. Saya dan keluarga sangat menyesalkan hal tersebut, kami juga dari pihak keluarga sangat menyesalkan kejadian itu. Kami merasa didiskriminasi bahwa kami orang hitam, padahal kami sama-sama hidup di NKRI," ungkap Heriana dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Heriana dalam kasus ini seharusnya semua pihak dapat melihat kasus ini secara jeli dan melihat akar persoalan kasus ini dengan benar tanpa langsung menjudgetifikasi adiknya tersebut.

"Kami pihak keluarga sangat menyesal sekali, karena mungkin mereka melihat adik kami orang hitam sendiri di pesawat, mereka sebelum bicara dan lihat persoalan yang sebenarnya jangan langsung menjustifikasi. Jadi Info yang saya dapatkan, saat itu adik saya katakan, tolong hati-hati laptop saya, mungkin ada orang lain atau temannya di dalam pesawat bilang itu bom, hingga membuat panik. Jadi dia hanya korban diatas kepanikan orang-orang dalam kejadian tersebut,“ ungkap Heriana Nirigi

Terlepas dari benar dan tidaknya kasus yang saat ini tengah menimpa adik kandungnya tersebut, Heriana dan keluarga menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak berwajib dan mewakili pihak keluarga besar dari Frantinus Nirigi, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh crew pesawat dan penumpang yang panik dan menjadi korban dalam insiden tersebut.

Fransiskus Nirigi Pelaku Candaan Bom di Pesawat LionAir Diperiksa Petugas (Foto: Ade Putra/Okezone)Fransiskus Nirigi Pelaku Candaan Bom di Pesawat LionAir Diperiksa Petugas (Foto: Ade Putra/Okezone)

Menurut Heriana, adiknya Frantinus Nirigi merupakan satu-satunya harapan dari keluarga yang bersekolah jauh dan baru saja menyelesaikan pendidikannya, dan dia berharap adiknya dapat kembali ke Tanah kelahirannya untuk membangun daerah tersebut, namun kejadian ini membuat semua itu berubah.

Pemberitaan di media sosial dan media massa yang menyebabkan adiknya di bully dengan kata-kata yang kurang sopan oleh netizen membuat Heriana merasa sakit hati dan meminta Netizen utk dapat bijak dalam menggunakan media sosial, karena menurut Heriana apa yang di hinakan kepada adiknya, tidak mencerminkan kita berada dalam persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

"Adik saya satu-satunya harapan saya, agar bisa kembali membangun Papua, tapi akhirnya seperti itu. Saya sakit hati. Apalagi, dimedia teman-teman ada yang berkata-kata tidak sopan. Jadi mari kita sama-sama bersatu di dalam bingkai NKRI," tandasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini