nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Presiden Jokowi Berharap UIII Jadi Pusat Kajian Peradaban Dunia

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Selasa 05 Juni 2018 11:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 05 65 1906686 presiden-jokowi-berharap-uiii-jadi-pusat-kajian-peradaban-dunia-vdsV0L7qCa.jpg Presiden Jokowi (Foto: Fakhri/Okezone)

JAKARTA - ‎Presiden Joko Widodo melakukan peletakan batu pertama atau grounbreaking pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat, hari ini.

Jokowi tiba dengan mengenakan batik cokelat lengan panjang bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla‎. Dia menyampaikan bahwa pembangunan UIII menelan biaya sebesar Rp 3,5 triliun dan telah masuk dalam bagian proyek strategis nasional.

"Tahun ini sudah dianggarkan Rp700 miliar dan diperkirakan selesai secara total dalam waktu 4 tahun, tapi tahun depan sudah bisa digunakan (sebagian) satu atau dua mata kuliah sudah disiapkan," tutur Jokowi.

Jokowi

Pembangunan UIII menjadi tahapan lanjutan setelah Presiden Jokowi menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian UIII pada 29 Juni 2016.

UII dibangun di atas lahan sekitar 143 hektar dengan rencana pembangunan tujuh fakultas dan akan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam membangun pusat peradaban Islam Indonesia.

Terdapat tiga pilar utama yang akan disiapkan dalam membangun pusat peradaban Islam Indonesia, yakni Pusat Pusat Budaya Islam Indonesia, dan Pusat Pengkajian Islam Strategis.

"Baik dari sisi desain, tata ruang, kampusnya, ini betul-betul kampus masa depan. Kita berharap UIII benar-benar jadi pusat kajian, penelitian peradaban Islam di negara kita Indonesia," ujar Jokowi.

Jokowi

Menurut dia, telah sewajarnya bila Indonesia menjadi pusat peradaban Islam dunia lantaran merupakan negara dengan pemeluk agama Islam terbanyak. Jokowi berharap, terdapat banyak ide yang dihasilkan para civitas akademika UIII dalam mempercepat hadirnya kesejahteraan umat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

"Yang mewujudkan negeri yang baldatun toyyibatun wal ghofurrur rahim," tandasnya.

‎Tampak hadir jajaran menteri Kabinet Kerja, di antaranya Menteri Agama Lukman Hakim, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir‎, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anum.

Selain itu, turut hadir Wakapolri Komjen Syafruddin, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, ‎dan beberapa pejabat daerah.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini