nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tim Perumus Minta KPK Baca Utuh Isi RKUHP

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Rabu 06 Juni 2018 17:07 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 06 337 1907398 tim-perumus-minta-kpk-baca-utuh-isi-rkuhp-06LRqf9uah.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Ketua Tim Perumus RKUHP, Muladi meminta ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membaca secara utuh pasal-pasal di dalam Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP). Muladi menilai KPK salah tafsir dalam memahami RKUHP.

"Kalau membaca KUHP itu yang utuh, jangan sporadis," tegas Muladi saat menggelar jumpa pers di Gedung Kemenkumham, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (6/6/2018).

Politikus senior Partai Golkar tersebut menjelaskan isi Pasal dalam RKUHP, terutama Pasal 729 tentang peralihan. Menurut Muladi, Pasal 729 tersebut apabila dipahami maka akan menguatkan dan bukan melemahkan kinerja ‎KPK.

"Itu (pasal peralihan) yang menjamin keutuhan KPK, BNN," terang Muladi.

 palu

Sementara itu, anggota tim perumus RKUHP lainnya, Hakristuti meminta agar lembaga antirasuah tidak perlu meributkan masalah kewenangan. Sebab, ‎penanganan kasus korupsi sendiri telah diatur dalam Pasal 14 UU Nomor 30 Tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Dimana, pasal tersebut berbunyi, setiap orang yang melanggar ketentuan Undang-undang yang secara tegas, menyatakan bahwa pelanggaran terhadap ketentuan Undang-undang tersebut sebagai tindak pidana korupsi berlaku ketentuan yang diatur dalam Undang-undang ini.

"Artinya walaupun (tindak pidana korupsi) ada di dalam KUHP, tindak pidana korupsi ini tetap menjadi kewenangan KPK dan penegak hukum lain," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini