Survei LSI: Tren Menguat, Dodi Reza-Giri Unggul di Pilgub Sumsel

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Jum'at 08 Juni 2018 20:53 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 08 340 1908426 survei-lsi-tren-menguat-dodi-reza-giri-unggul-di-pilgub-sumsel-bGDU8tyRoT.jpg Dodi Reza (Foto: Antara)

JAKARTA – Pilgub Sumatera Selatan merupakan salah satu kontestasi dengan pertarungan yang sengit di Pilkada serentak 2018. Pesta demokrasi di Sumsel ini melibatkan empat pasang calon, yaitu Dodi Reza Alex Nurdin-Giri Ramanda, Herman Deru-Mawardi Yahya, Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyuddin, dan Saifudin Aswari Rivai-Muhammad Irwansyah.

Lingkaran Survei Indonesia Denny JA melakukan survei opini publik untuk Pilkada Gubernur Sumsel 2018. Hasilnya, pasangan Dodi Reza Alex Nurdin-Giri Ramanda Kiemas unggul terhadap pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya, Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyuddin dan Saifudin Aswari Rivai-Muhammad Irwansyah .

Untuk simulasi dukungan terhadap calon gubernur, pasangan Dodi Reza Alex Nurdin-Giri Ramanda Kiemas mendapat dukungan 27,7%. Sedangkan pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya mendapat dukungan 23,2%.

Selain itu, pasangan Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyuddin mendapatkan dukungan 18,4% dan Saifudin Aswari Rivai-Muhammad Irwansyah 8,6 %. Sedangkan pemilih yang belum memutuskan dukungannya mencapai 22,1%.

"Mendekati saat pencoblosan, Pilkada Sumatera Selatan tahun 2018 menyisakan pertarungan sengit antara 2 pasangan calon, yaitu pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya dan Dodi Reza Alex Nurdin-Giri Ramanda Kiemas," kata peneliti senior lSI Denny JA Rully Akbar dalam keterangan persnya, Jumat (8/6/2018).

Rully melanjutkan, bila ditelesuri dari tiga hasil survei sebelumnya yang dilakukan LSI, trend dukungan terhadap Dodi Reza Alex Nurdin terus menanjak. Sebaliknya, dukungan terhadap Herman Deru cenderung mengalami penurunan.

Dodi Reza Alex Nurdin (Foto: Ist)

Pada survei Oktober 2017, saat belum ditetapkannya pasangan calon oleh KPU, elektabilitas Herman Deru mengungguli kandidat lainnya di angka 32%. Sedangkan Dodi Reza hanya mendapat dukungan sebesar 17,7%. Namun perlahan, Dodi Reza akhirnya menyalip Herman Deru. Di survei bulan Februari 2018, setelah KPU menetapkan pasangan calon, Dodi Reza mulai menyusul Herman Deru dengan memperoleh dukungan sebesar 25,1%.

Sementara Herman Deru elektabilitasnya turun di angka 25,6%. Pada survei bulan Mei 2018, Dodi Reza mulai unggul dengan tingkat dukungan 25,5% sedangkan Herman Deru 24,8%.

"Hingga pada survei bulan Juni 2018, Dodi Reza berhasil melebarkan jarak dukungan dengan Herman Deru. Dodi Reza mendapat dukungan 27,7% dan Herman Deru 23,2%," terang Rully.

Sementara jika dilihat dari breakdown data, pasangan Dodi Reza Alex Nurdin-Giri Ramanda Kiemas hampir unggul di semua segmen dari pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya, baik itu segmen pemilih laki-laki dan perempuan, usia, agama, pendidikan dan pendapatan.

Rully memaparkan, turunnya elektabilitas Herman dan naikknya elektabitas Dodi Reza. Pertama, skandal lama Herman Deru dan Mawardi Yahya terbuka kembali. Selanjutnya isu skandal Herman Deru dan pembantu rumah tangga, serta kasus narkoba putra Mawardi Yahya yang juga Bupati Ogan Ilir nonaktif kembali diperbincangkan publik.

"Lalu ijazah palsu yang menimpa Marwadi Yahya. Hal ini yang menyebabkan elektabilitas Herman Deru-Mawardi Yahya terus merosot. Dengan beredar massifnya isu lama ini, menekankan kepada masyarakat mengenai kebenaran kasus masa lalu serta mengharapkan kejujuran dari pejabat publik," jelas Rully.

Kemudian, Rully juga memaparkan adanya trend kenaikan elektabilitas pasangan Dodi-Giri yang terua menanjak. Alasan pertama, lanjut dia, tingkat pengenalan Dodi yang terus menanjak.

Sejak survei bulan Februari hingga Juni 2018, Dodi semakin dikenal oleh pemilih di Sumsel.

Sementara alasan kedua, publik puas dengan kinerja Alex Nurdin. Selain itu, adanya asosiasi Dodi dengan Alex Kuat.

Tingkat kepuasan terhadap Alex Nurdin mencapai 77,7%. Hal ini juga berpengaruh tehadap elektabilitas Dodi. Karena Dodi dianggap sebagai penerus Alex Nurdin.

(Baca Juga : Dodi Reza-Giri Ramanda Pakai Semboyan "Sumsel Memanggil" di Pilkada)

"Ketiga, program Dodi disukai mayoritas pemilih. program pendidikan dan kesehatan gratis serta pembangunan infrastruktur dari Dodi mendapatkan respon positif dari publik," imbuhnya.

Adapun hasil survei LSI saat ini masih berpeluang berubah karena masih ada waktu sekitar 19 hari menuju tanggal pencoblosan tanggal 27 Juni 2018. LSI Denny JA menyimpulkan bahwa kondisi siapa yang akan menang adalah bila trend Dodi terus menanjak maka berpeluang besar menjadi Gubernur Sumsel. Sementara kandidat lain yang bisa mengalahkan Dodi apabila bisa mematahkan tren tersebut.

(Baca Juga : Dodi Reza Jamin Tak Akan Ada Impor Beras di Sumsel)

Survei terbaru ini dilakukan pada tanggal 1-5 Juni 2018. Survei dilakukan secara tatap muka terhadap 1.000 responden. Responden dipilih dengan menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error survei ini +/- 3,1%.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini