nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNPT Diminta Jelaskan Metodologi Penelitian soal Temuan 7 Kampus Terpapar Radikalisme

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 09 Juni 2018 14:23 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 09 337 1908631 bnpt-diminta-jelaskan-metodologi-penelitian-soal-temuan-7-kampus-terpapar-radikalisme-yZFnMefpGV.jpg Diskusi Populi Center dan Smart FM Network bertema "Gerakan Radikaldi Kampus" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6/2018). (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) belum lama ini mengeluarkan data 7 kampus yang terpapar paham radikalisme.

Terkait hal itu, Rektor Universitas Paramadina Firmanzah yang turut tergabung dalam Forum Rektor Indonesia, menyayangkan sikap BNPT yang langsung mengeluarkan data tersebut tanpa adanya pola komunikasi terlebih dahulu.

“Karena isu yang sensitif dan membutuhkan diskusi yang intens. Karena terkait metedologi dan dampak dari informasinya berhati-hati membahasnya. Lebih baik dibahas sesama rektor terlebih dahulu sebelum diberi ke publik,” ujar Firmanzah dalam diskusi Populi Center dan Smart FM Network bertema ‘Gerakan Radikal di Kampus?’, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/6/2018).

Firmanzah menilai, data yang dikeluarkan BNPT akan menimbulkan persepsi dipublik. Menurutnya, BNPT seharusnya dapat menjelaskan metodologi dalam menentukan sebuah perguruan tinggi terindikasi radikalisme.

“Karena belum ada pembedahan yang lebih matang dan menganlisis dampak terkait isu keamanan, ketertiban, otonomi kampus, bagaimana memilah dan penanganan,” tegas dia.

Radikalisme

Tak sampai di situ, Firmanzah juga menilai langkah BNPT mengeluarkan nama-nama kampus yang terpapar radikalisme itu memberikan dampak kepada dunia pendidikan akademis. Oleh karena itu, Firmanzah sangat menyayangkan data kampus terindikasi radikalisme.

“Seharusnya bagaimana mencari solusi dan tidaklah buru-buru menciptakan kehebohan di masyarakat dengan data itu,” tandasnya.

(Baca Juga : Temuan BNPT soal Sejumlah Universitas Terpapar Radikalisme Dipertanyakan)

Sebelumnya diketahui, BNPT merilis hasil penelitian tentang tujuh perguruan tinggi negeri yang menjadi tempat berkembangnya radikalisme.

(Baca Juga : Kampus Terpapar Radikalisme, Kenali Faktor-Faktor Lahirnya Terorisme)

Ketujuh kampus tersebut adalah Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini