3 Kepala Dinas Dicopot Anies-Sandi, Inikah Alasannya?

Fadel Prayoga, Jurnalis · Minggu 10 Juni 2018 03:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 10 338 1908787 3-kepala-dinas-dicopot-anies-sandi-inikah-alasannya-sxS2nHSYJx.jpg Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Foto: Ist)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan secara mendadak mencopot tiga kepala dinas. Publik pun dikejutkan dengan sikap dari orang nomor satu di Ibu Kota tersebut.

Ketiga pejabat eselon dua yang dibebastugaskan oleh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu adalah Kepala Dinas perumahan-pemukiman Agustino Darmawan, Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, dan Kepala Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) Indrastuty Rosari Okita.

 Gubernur Anies Baswedan

Anggota presidium relawan Anies-Sandi, Tom Pasaribu membocorkan alasan pencopotan Agustino Darmawan dari jabatannya karena sikap blundernya mengeluarkan surat keputusan perihal pengelolaan rusun Graha Cempaka Mas (GCM).

Dalam surat yang diterbitkan Dinas Perumahan dan Pemukiman DKI Jakarta dengan Nomor 2145/-1.79671 tertanggal 23 Mei 2018, Agustino menunjuk Perhimpunan Pemilik Penghuni Satuan Rumah Susun Graha Cempaka Mas (PPPSRS GCM), yang diketuai oleh Tonny Soenanto sebagai kepengurusan yang sah di Graha Cempaka Mas.

"Jadi kalau si Agustino ini banyak masalahnya," kata Tom Pasaribu kepada Okezone, Sabtu (9/6/2018).

Menurutnya, Agustino amat lamban dalam menyelesaikan masalah PPPSRS tersebut. Padahal sebagai pucuk pimpinan, ia sudah seharusnya mengambil tindakan yang cepat agar tak berlarut-larut.

"Bisa dibilang masalah PPPSRS ini berlarut-larut. Jadi (Anies Baswedan mencopot) bukan karena like or dislike," imbuhnya.

Untuk pencopotan Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, lanjut dia, sikap dari Sopan yang tak cepat dalam mengambil keputusan, hingga membuat Anies terpaksa memberhentikan dari jabatannya.

"Kalau Kadisdik kurang tegas dalam mengambil sikap dan keputusan," ujarnya.

Sementara itu, untuk pencopotan Kepala BPPBJ DKI, Indrastuty Rosari Okita. Tom menilai langkah Anies sudah tepat. Menurutnya, dia sangat memperlambat penyerapan APBD DKI 2018.

Wagub DKI Sandiaga Uno

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini