nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cerita Ibu Muda Berburu Tiket Kereta Api untuk Mudik

Taufik Budi, Jurnalis · Minggu 10 Juni 2018 14:05 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 10 512 1908861 cerita-ibu-muda-berburu-tiket-kereta-api-untuk-mudik-vV7y0KRz9I.jpg Seorang Ibu Muda Bernama Riska Anggraini Bercerita Perjuangannya Memperoleh Tiket KA untuk Mudik (foto: Taufik B/Okezone)

SEMARANG - Arus mudik terus meningkat untuk semua moda transportasi baik darat, laut, maupun udara. Hampir semua pemudik mengaku harus berburu tiket jauh-jauh hari agar bisa merayakan hari raya Lebaran Idul Fitri bersama keluarga besar di kampung halaman.

Cerita itu disampaikan pula oleh seorang ibu muda bernama Riska Anggraini yang mudik bersama dua anak dan ibu kandungnya. Perempuan berparas ayu itu mengaku harus mencermati ketersediaan tiket kereta api untuk mudik mendekati Lebaran.

Penumpang Kereta Api di Semarang, Jawa Tengah (foto: Taufik B/Okezone) Apalagi, dia membutuhkan empat tiket sehingga perlu perjuangan ekstra untuk setiap saat mengamati website PT KAI. Sekira dua bulan lalu, akhirnya dia mendapatkan ketersediaan tiket dengan empat bangku yang saling berdekatan.

"Rencana awalnya mau mudik pada 13 Juni, tapi ternyata pada tanggal tersebut sudah enggak ada tiket lagi. Makanya untuk mudik ya kita ajukan. Ternyata perjuangannya cukup lama untuk mendapatkan tiket," kata Riska sambil menutup kepala anaknya dari sengatan matahari.

Pada hari keberangkatan kemarin, Riska bersama keluarganya menaiki Kereta Api Argo Muria dari Stasiun Gambir Jakarta. Mereka harus berangkat pagi-pagi karena kereta tersebut dijadwalkan berangkat pada pukul 07.00 WIB.

"Alhamdulillah bisa tepat waktu sampai Stasiun Tawang Semarang. Perjalanan lancar, anak-anak juga enggak rewel selama di jalan. Apalagi ini kan juga dibantu gendong sama eyangnya," tukas Riska.

Dia melanjutkan, sebelum kereta api tiba di Semarang mereka telah menghubungi keluarga besar untuk menjemput di stasiun. Sebab, perjalanan mereka masih cukup panjang karena tujuan akhir ke kampung halaman terdapat di Temanggung, dengan jarak tempuh sekira tiga jam dari Semarang.

"Ini ada anak kecil juga kan. Makanya kita minta dijemput. Kasihan jika harus pindah-pindah bus," sebutnya sambil mengemasi barang-barang.

Dia mengaku belum menentukan waktu untuk balik ke Jakarta karena masih menunggu suami yang belum ikut mudik. "Kemungkinan nanti untuk baliknya pakai mobil saja. Nanti suami saat mudik biar pakai mobil saja, karena nyari tiket ternyata juga sangat susah," ucapnya.

Penumpang Kereta Api di Semarang, Jawa Tengah (foto: Taufik B/Okezone)

Sementara itu, Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto, mengatakan, saat ini jumlah pemudik yang menggunakan moda transportasi kereta api telah mencapai lebib dari 100.000 orang. Data itu tercatat sejak masa angkutan Lebaran mulai 5 Juni hingga saat ini.

"Sampai saat ini, penumpang yang turun di wilayah Daop 4 Semarang berjumlah total 121.651 orang. Ini data sejak 5-10 Juni sampai pukul 10.00 WIB. Sementara jumlah penumpang secara kumulatif pada masa angkutan Lebaran yang naik sebanyak 93.336 orang," kata Suprapto, Minggu (10/6/2018).

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini