nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai Bertemu Kim Jong-un, Trump Langsung Tinggalkan Singapura pada Selasa Malam

Agregasi VOA, Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 06:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 12 18 1909500 usai-bertemu-kim-jong-un-trump-langsung-tinggalkan-singapura-pada-selasa-malam-90VDTaeD5a.jpg Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Foto: Reuters)

SINGAPURA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan berangkat dari Singapura pada Selasa 12 Juni 2018 malam atau setelah pertemuan puncak bersejarah dengan pemimpin tertinggi Korea Utara Kim Jong-un. Sebagaimana diungkapkan pihak Gedung Putih, Senin 11 Juni, pembicaraan antara pejabat Amerika dan Korut akan terus berlangsung dan telah bergerak lebih cepat dari diperkirakan semula.

Pernyataan Gedung Putih mengatakan Trump bakal mengadakan pertemuan empat mata dengan Kim pada Selasa dan hanya dihadiri para penerjemah. Kemudian diikuti pembicaraan sambil makan siang dan pertemuan bilateral yang diperluas bersama Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Kepala Staf Gedung Putih John Kelly, dan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.

Presiden Amerika kemudian akan memberikan keterangan kepada media sebelum bertolak meninggalkan Singapura pada Selasa malam waktu setempat. Laporan-laporan sebelumnya memberi indikasi Trump akan berangkat hari Rabu.

Pada malam sebelum pertemuan pertama antara presiden Amerika dan pemimpin Korea Utara itu, para pejabat Amerika tetap mengatakan persetujuan yang dihasilkan harus mengarah ke pengakhiran ancaman senjata nuklir dan misil balistik Korea Utara.

Tidak akan ada lagi “persetujuan-persetujuan rapuh” yang dicapai antara pemerintahan-pemerintahan Amerika sebelumnya dan Korea Utara. Demikian dijelaskan Menteri Luar Negeri Pompeo kepada para wartawan di Singapura pada hari Senin.

“Tujuan akhir yang kita usahakan dari diplomasi dengan Korea Utara belum berubah, pembebasan nuklir sama sekali Semenanjung Korea yang dapat diperiksa pematuhannya adalah satu-satunya hasil yang akan diterima oleh Amerika Serikat,” tegas Pompeo.

Ia melanjutkan, sanksi akan tetap berlaku sampai Korea Utara menghapuskan sama sekali dan dapat diperiksa program penghancur massalnya. “Kalau diplomasi tidak bergerak ke arah yang benar, sanksi akan ditingkatkan,” ujarnya.

Pompeo menyatakan sangat optimistis pertemuan hari ini antara Donald Trump dan Kim Jong-un akan berhasil.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini