nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usai KTT di Singapura, Trump Berencana Kunjungi Kim Jong-un di Pyongyang

Fiddy Anggriawan , Jurnalis · Selasa 12 Juni 2018 16:41 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 12 18 1909722 usai-ktt-di-singapura-trump-berencana-kunjungi-kim-jong-un-di-pyongyang-pbTA5SFcc4.jpg Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un Usai KTT di Singapura (foto: Reuters)

SINGAPURA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berharap bisa kembali bertemu dengan Kim Jong-un usai KTT di Singapura selesai. Hal ini diungkapkan Trump saat ditanya tentang kemungkinan KTT kedua dengan Kim Jong-un.

"Kami mungkin akan membutuhkan pertemuan atau pertemuan lain," kata Trump kepada wartawan usai KTT di Singapura seperti dikutip dari CNN, Selasa (12/6/2018).

Trump dan Kim Sepakati Kerjasama Kedua Negara

Trump mengatakan, akan mengaggendakan untuk mengunjungi Kim Jong-un di Pyongyang, Korea Utara. "Itu akan menjadi hari yang sangat saya nantikan pada waktu yang tepat tentunya," sambungnya.

Sementara itu, Presiden Trump juga mengundang Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un untuk bertemu di Gedung Putih pasca KTT di Singapura.

"Dia (Kim Jong-un,-red) menerima, tetapi itu harus dilakukan dalam waktu yang tepat," tegas Trump.

Sebelumnya, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah menandatangani dokumen bersejarah yang akan menghasilkan perubahan besar. Demikian disampaikan keduanya dalam konferensi pers setelah bertemu langsung untuk pertama kalinya di Singapura.

Trump dan Kim Sepakati Kerjasama Kedua Negara

Isi dokumen yang ditandatangani kedua pemimpin itu menunjukkan bahwa mereka setuju untuk bekerjasama mewujudkan denuklirisasi penuh di Semenanjung Korea. Keduanya juga setuju untuk membangun sebuah hubungan baru antara Korea Utara dengan Amerika Serikat.

“Hari ini kami mengadakan pertemuan bersejarah dan memutuskan untuk meninggalkan masa lalu, dan kami akan menandatangani dokumen bersejarah. Dunia akan melihat perubahan besar, ” kata Kim sebagaimana dilansir RT.

Kim juga mengucapkan terima kasih kepada Trump. Usai penandatanganan dokumen, Trump mengatakan bahwa situasi di Semenanjung Korea akan berbeda dari sebelumnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini