Polisi Periksa Kapten Kapal Tenggelam di Makassar yang Tewaskan 13 Orang

Prayudha, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 02:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 13 340 1910238 polisi-periksa-kapten-kapal-tenggelam-di-makassar-yang-tewaskan-13-orang-Adnyv3HjGQ.jpg Ilustrasi.

MAKASSAR - Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani menyatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan secara maraton di Polres Pelabuhan Makassar, terhadap kapten kapal motor (KM) Arista yang tenggelam di Selat Makassar berinisial D.

Namun berdasarkan hasil pemeriksaan, belum ada penetapan tersangka. "Belum ada penetapan tersangkanya. Tetapi satu orang pengemudi kapal atau kaptennya yang berinisial D sedang diperiksa intensif," kata Dicky di Rumah Sakit Angkatan Laut, Rabu 13 Juni 2018.

Walaupun sudah dilakukan pemeriksaan, polisi masih perlu mencocokkan antara data di darat dan laut. Sehingga, hasil pemeriksaan tahap awal harus disesuaikan dengan data-data lain yang sudah didapat sebelumnya.

Ilustrasi.

Sebanyak 13 orang penumpang kapal rakyat atau "jolloro" tewas akibat kapal yang ditumpangi tenggelam di perairan selat Makassar, Sulawesi Selatan. "Dari jumlah penumpang kapal tersebut berdasarkan catatan yang kami peroleh ada 43 orang penumpang, 13 dinyatakan meninggal dunia, 22 selamat, serta delapan masih hilang," sebut Kepala Basarnas Makassar, Amiruddin.

Kapal nahas jenis longboat atau kapal penumpang digunakan sebagai transportasi antara pulau yang berisi 43 penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Paotere menuju Pulau Baranglompo, pagi tadi, namun di tengah perjalanan kapal oleng hingga terbalik ke laut.

"Dari jumlah 13 korban tersebut, delapan orang sudah meninggal dunia dan dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut, sementara lima orang sudah dipulangkan ke Pulau Barang Lompo," sebut Amiruddin.

Sementara korban selamat, kata dia, saat ini ada sembilan masih dirawat di rumah sakit akademis, tujuh orang dinyatakan selamat dan diberikan pertolongan di RS Angkatan Laut dan tujuh lainnya selamat dan sudah berada di Pulau Baranglompo.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini