nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menhub Klaim Angka Kecelakaan saat Mudik 2018 Menurun

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 15:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 06 14 337 1910387 menhub-klaim-angka-kecelakaan-saat-mudik-2018-menurun-gInV2HLvbp.jpg Menhub Budi Karya Sumadi. (Foto: Antara)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengklaim angka kecelakaan saat pelaksanaan arus mudik hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah atau Lebaran 2018 mengalami tren penurunan dibandingkan tahun lalu.

Selain kecelakaan, angka korban jiwa meninggal dunia juga mengalami penurunan di tahun ini. Meskipun mengalami penurunan, Kemenhub tak merinci secara detail berapa angka kecelakaan dan jumlah korban pada tahun ini.

"Kecelakaan menurun juga meninggal dunia turun, tapi kami belum bisa sampaikan secara detail laporan yang kami peroleh secara akurat ada di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menginformasikan kecelakaan dan korban meninggal dunia turun," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai menggelar rapat kordinasi persiapan arus balik di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Mabes Polri sebelumnya merilis hasil rekapitulasi angka kecelakaan mulai dari pelaksanaan Operasi Ketupat Lebaran. Hasilnya terdapat 899 kejadian kecelakaan yang terjadi selama arus mudik Lebaran. Sedangkan jumlah korban jiwa yang meninggal dunia sebanyak 193 orang.

Polri menyatakan angka kecelakaan dan korban meninggal dunia mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan 2017 lalu. Operasi Ketupat sendiri berlangsung sejak 7 hingga 24 Juni 2018. Hal ini bertujuan untuk menciptakan keamanan masyarakat.

Sementara itu, Budi melanjutkan bahwa berdasarkan analisis awal, tren penurunan kecelakaan dan korban jiwa terjadi lantaran jumlah masyarakat yang mudik menggunakan kendaraan motor lebih sedikit dibandingkan tahun lalu.

"Kalau analisis kami turunnya pemudik motor dan terjadi klasifikasi motor di Jalur Pantura, sedangkan mobil di tol, sehingga tak ada friksi," jelas Budi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini