nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolri Perintahkan Tol Dalam Kota Ditutup saat Banjir Arus Balik

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 20:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 14 337 1910480 kapolri-perintahkan-tol-dalam-kota-ditutup-saat-banjir-arus-balik-AQ8xqEnml2.jpg Kapolri Jenderal Tito Karnavian (foto: Antara)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menginstruksikan kepada jajarannya di Polda Metro Jaya untuk menutup tol dalam kota apabila kondisi di gerbang tol Cikarang Utama (Cikarut) mengalami banjir arus balik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah.

"Pak kapolda saya minta nanti lihat arus dari Cikarut yang masuk ke Cawang itu banyak atau tidak. Begitu terjadi banyak maka semua pintu tol dalam kota tidak boleh ada kendaraan masuk ke dalam pintu tol tutup," ujar Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/6/2018).

Kapolri Tinjau Arus Mudik Naik Helikopter (foto: Div Humas Polri)

Mantan Kapolda Metro Jaya itu menjelaskan, untuk masyarakat yang tidak melakukan mudik, nantinya masyarakat yang hendak melalui tol dalam kota bisa dialihkan ke jalur arteri lainnya. Mengingat, hal itu untuk mengurai padatnya kendaraan yang masuk dari tol Cikarang Utama.

"Tol hanya difungsikan untuk menguras arus masuk dari Cikarut dan Cawang, kuras dia keluar ke Warung Buncit, Cawang, Tomang, Tanjung Priok, Cempaka Putih semua untuk menguras keluar," ucap Tito.

Menurut Tito, penutupan jalan tol dalam kota akan diberlakukan secara situasional. Jikalau, Tol Cikarut sudah mengalami penurunan volume kendaraan, maka jalan bebas hambatan dalam kota itu bisa diberlakukan dalam keadaan normal sediakala.

"Begitu di sana sign (tanda) dari pantauan di Cikarut sudah berkurang ya boleh masyarakat bisa gunakan jalan tol (dalam kota) lagi," tutur mantan Kapolda Papua itu.

 H-1 Idul Fitri, Arus Kendaraan Tol Semarang-Salatiga Ramai Lancar

Di sisi lain, Tito menekankan kepada jajarannya untuk selalu bersiaga guna menghadapi arus balik Lebaran 2018 mendatang. Dia menginstruksikan untuk selalu memiliki pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan kordinasi setiap saatnya.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebelumnya memprediksi puncak arus balik Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah terjadi pada tanggal 19 dan 20 Juni 2018 mendatang. Sejumlah persiapan pun disiapkan Pemerintah dan aparat kepolisian untuk menghadapi pemudik yang kembali dari kampung halaman.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini