nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah Dinas Sandiaga Dimasuki Maling saat Salat Tarawih Berjamaah

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 14:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 14 338 1910379 rumah-dinas-sandiaga-dimasuki-maling-saat-salat-tarawih-berjamaah-YTPwASQiWY.jpg Wagub DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Okezone)

JAKARTA – Rumah dinas Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno yang berada di kawasan Kuningan Timur, Jakarta Selatan, kemalingan saat pelaksanaan acara buka puasa bersama disertai pengajian dan ibadah Salat Tarawih berjamaah pada Selasa 12 Juni 2018.

Aksi pencurian itu diketahui dari pemeriksaan rekaman kamera CCTV yang mengabadikannya dan tersebar di media sosial. Dalam video itu tampak seorang pria berkemeja biru mengambil barang di lokasi tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Indra Jafar mengatakan pihaknya melalui Polsek Setiabudi langsung mengecek ke rumah dinas Sandiaga setelah menerima video tersebut. Ia pun mengonfirmasi bahwa peristiwa itu benar terjadi.

"Iya kami mengklarifikasi rekaman CCTV yang beredar tersebut dan peristiwa benar," ucap Indra saat dikonfirmasi, Kamis (14/6/2018).

Indra mengatakan buka puasa bersama tersebut dihadiri oleh sekira 150 orang yang merupakan alumni perguruan tinggi negeri. Pada pukul 19.00 WIB, Salat Tarawih dilakukan berjamaah di rumah dinas Wagub itu.

Tarawih dipimpin imam bernama Muhammad Nasih. Sekira pukul 19.40 WIB, masuklah seorang pemuda ke ruangan tersebut dan mengambil telepon genggam iPhone 7S yang diketahui milik Nasih.

"Sekira jam 19.40 WIB, pada saat Muhammad Nasih sedang memimpin Salat Tarawih, terdapat seseorang yang tidak dikenal mengambil HP tersebut pada saat salat dalam posisi sujud. Setelah salat selesai, korban baru menyadari jika HP miliknya sudah hilang," paparnya.

Sekuriti Pamdal Rumah Dinas Wagub DKI Jakarta Idris Noor Muhammad kemudian melapor ke Polsek Setiabudi pada Rabu malam dan dicatat dengan nomor STPLK/1243/B/VI/2018/Sek.Budi.

Indra menambahkan, saat ini pelaku belum ditangkap dan pihaknya masih melakukan pencarian. "Kami cek CCTV dan periksa saksi-saksi," ucapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini