nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terus Cari Korban Tenggelamnya KM Arista, Petugas Kerahkan Kapal Patroli KPLP

Sindonews, Jurnalis · Kamis 14 Juni 2018 11:26 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 14 340 1910333 terus-cari-korban-tenggelamnya-km-arista-petugas-kerahkan-kapal-patroli-kplp-yjp95OQJeB.jpg Ilustrasi kapal pencari. (Foto: Okezone)

MAKASSAR – Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) milik Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar terus mencari korban tenggelamnya kapal nelayan KM Arista di perairan Pulau Khayangan yang belum ditemukan.

Kepala Syahbandar Utama Makassar Victor Viki Subroto mengatakan, hingga pukul 18.00 Wita, dua unit Kapal Patroli KPLP yang telah tergabung dengan Tim SAR terus melakukan pencarian korban hilang. Namun dikarenakan waktu, maka pencarian korban tersebut dihentikan sementara dan akan dilanjutkan kembali pada hari ini.

"Kapal KM Arista jenis Jolloro dengan berat GT.6 bertolak dari Pelabuhan Paotere pada Rabu pukul 13.30 Wita dengan tujuan Pulau Barrang Lompo dan tenggelam di perairan Pulau Khayangan," ungkap Victor dalam keterangan tertulisnya, Rabu 13 Juni 2018.

Korban KM Arista.

Ia melanjutkan, kapal tersebut merupakan kapal yang biasanya memuat ikan, namun pada saat kejadian mengangkut penumpang yang akan berbelanja keperluan Lebaran ke Makassar.

"Tentunya karena KM Arista itu bukan kapal penumpang, maka tidak ada manifes penumpang. Sehingga kapal tersebut berangkat tanpa surat persetujuan berlayar (SPB) dan berangkatnya tanpa sepengetahuan kami selaku regulator di pelabuhan," paparnya.

Ia menyesalkan kejadian tersebut terus terjadi, mengingat selama ini pemerintah terus-menerus menyosialisasikan pentingnya keselamatan pelayaran kepada masyarakat. Adapun jumlah penumpang yang diangkut belum dapat dipastikan, namun informasi dari pemilik kapal pada saat itu memuat sekira 30 penumpang.

"Kami tidak tahu berapa kepastian jumlah penumpang yang diangkut oleh kapal tersebut karena tidak adanya manifes. Namun demikian, kami terus melakukan pencarian korban kapal tersebut yang belum ditemukan," terangnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini