Musala Masih Berdiri Kokoh Usai Tersapu Banjir Bandang di Banyuwangi

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 24 Juni 2018 23:29 WIB
https: img.okezone.com content 2018 06 24 519 1913444 musala-masih-berdiri-kokoh-usai-tersapu-banjir-bandang-di-banyuwangi-b509V7x4Ot.jpg Musala yang masih kokoh usai tersapu banjir bandang (foto: Avirista/Okezone)

BANYUWANGI - Banjir bandang yang menerjang Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi Jumat (22/6/2018) menyisakan beragam kesedihan. Namun dibalik kesedihan ada kisah takjub yang hadir.

Dari 549 bangunan yang terdampak banjir, bahkan 23 rumah sampai rusak parah, ada satu bangunan di bantaran Sungai Badeng yang masih berdiri kokoh di sekitar rumah - rumah yang hanyut tersapu derasnya air banjir.

Ya bangunan musala berjarak 5 meter dari bibir sungai Badeng ini secara ajaib tak tersapu air dan tak terdampak banjir. Bahkan musala yang menurut warga sekitar digunakan beribadah itu masih bersih seperti tanpa disentuh.

 Banjir

Kasie Kedaruratan BPBD Kabupaten Banyuwangi Eka Muharram mengakui ada satu bangunan yang masih utuh dan seperti tidak tersentuh banjir sama sekali.

"Ini kuasa Tuhan bagaimana bangunan yang di sekitarnya rata tanah, musala ini masih utuh dan bersih," tuturnya kepada Okezone.

Bahkan menurutnya, musala kecil yang berukuran 3 x 3 meter ini digunakan tempat untuk masyarakat sekitar berfoto.

Sebelumnya banjir bandang menerjang 4 dusun yakni Karangasem, Wonorekso, Bangunrejo, dan Gurit, di Desa Alas Malang, Kecamatan Singojuruh pada Jum'at pagi 22 Juni 2018 sekitar pukul 08.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Raung sejak Kamis sore membuat tiga sungai yang berhulu di Gunung Raung.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini