nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Siagakan 18 Ribu Personel Amankan Pilkada Papua

Fahreza Rizky, Jurnalis · Selasa 26 Juni 2018 17:51 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 26 340 1914275 polri-siagakan-18-ribu-personel-amankan-pilkada-papua-eqaXNINCDQ.jpg Wakapolri Komjen Pol Syafruddin (Foto: Okezone)

JAKARTA - Sebanyak 18 ribu personel kepolisian disiagakan di Papua untuk mengamankan Pilkada Serentak 2018. Siaga penuh kepolisian karena Papua merupakan salah satu daerah rawan Pilkada.

Ditambah terjadinya insiden penembakan di Bandara Kenyam yang diduga dilakukan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).

"Sekitar 18 ribuan (pasukan)..(personelnya) Lebih besar, ditambah karena cukup rawan," kata Wakapolri Komjen Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Ia menambahkan, konsentrasi Polri untuk mengamankan Pilkada di Papua sedianya sudah dilakukan sejak awal. Hal itu dilakukan lagi-lagi dengan alasan tingginya tingkat kerawanan di daerah tersebut.

"Sudah ditingkatkan dari awal," imbuh Syafruddin.

Ilustrasi

Wilayah Papua memang sedang memanas, dan Kapolri Jenderal HM Tito Karnavian telah menyatakan, kasus penembakan di kawasan Bandara Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua terkait dengan Pilkada 2018. Pelaku diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk kepentingan politik Pilkada setempat.

Sedangkan, peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin 25 Juni kemarin sekira pukul 09.45 WIT. Pesawat Twin Otter milik Trigana Air, yang mengangkut 18 Anggota BKO Brimob yang akan melakukan pengamanan Pilkada diberondong tembakan oleh KKSB hingga pilot Abdillah Kamil luka-luka terkena serpihan peluru.

Pesawat itu ditembak saat mendarat, dan setelah menghujani tembakan para KKSB langsung melarikan diri dan membantai warga sipil yang kebetulan tidak jauh dari lokasi bandara tersebut.

Tahapan Pilkada

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini