nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak Terdaftar Pemilih Tetap, Djarot Gunakan Hak Pilih Siang Hari

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 11:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 27 340 1914559 tak-terdaftar-pemilih-tetap-djarot-gunakan-hak-pilih-siang-hari-i6JABKO7S4.jpg Calon Gubernur Sumatera Utara Djarot Saiful Hidayat harus gunakan hak pilih siang hari. Foto: Okezone/Wahyudi

MEDAN - Calon Gubernur Sumatera Utara nomor urut 2, Djarot Saiful Hidayat, tak bisa langsung menggunakan hak suaranya karena tidak terdaftar daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Sumut 2018.

Djarot dan istrinya harus menunggu sampai pukul 12.00 WIB untuk memberikan suara, karena hanya masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTB).

Sembari menunggu jam pencoblosan, Djarot memilih mengisi paginya dengan sarapan lontong bersama sang istri Happy Farida di rumahnya di Jalan Kartini, Medan. Terlihat pula ketua tim pemenangan pasangan Djarot-Sihar (DJOSS), Jaminan Abdi.

"Karena kami ini masuk dalam daftar pemilih tambahan, nyoblos antara jam 12 sampai jam 1,” kata Djarot, Rabu (27/6/2018).

Foto/Okezone

Senada dengan Djarot, sang wakil Sihar Sitorus juga tak memilih pagi hari. Sihar juga baru akan menggunakan hak suaranya pada siang hari karena hanya terdaftar di DPTB. Sihar telah mendaftar untuk menggunakan hak suaranya di TPS 27 Jalan Sei Batugingging, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan sekitar pukul 08.30 WIB pagi.

"Ini masih mau daftar dulu," kata Sihar.

Sementara pasangan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah, telah menggunakan hak suaranya, Rabu (27/6/2018) pagi.

Foto/Okezone

Edy Rahmayadi melakukan pencoblosan di TPS 15, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor. Sementara Musa memilih di TPS 05 Komplek Cemara Asri, Jalan Cemara, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deliserdang.

Edy datang ke TPS di bawah guyuran hujan gerimis bersama istri dan tiga orang anaknya. Mereka kompak memakai busana putih hitam.

Setelah mengantre bersama warga, Edy dan keluarganya pun menggunakan hak pilih di bilik suara. "Ini pengalaman pertama saya mencoblos setelah kembali menjadi sipil," kata Edy usai mencoblos.

Foto/Okezone

Sedangkan Musa, memilih menghabiskan waktu di Masjid untuk berdoa, sembari menunggu hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga. Musa bersama keluarganya juga menggelar doa bersama sebelum berangkat ke TPS.

"Sampai Ashar di sini (masjid). Nanti habis Ashar baru ke posko pemenangan,"tukas Musa.

Untuk diketahui, Pilgub Sumut 2018 hanya diikuti 2 pasang calon, yaitu Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar Sitorus. Mereka akan memperebutkan suara 9 juta lebih warga yang terdata pada DPT di 33 kabupaten/kota di Sumut.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini