nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPU Papua: Pembakaran Surat Suara di Mimika Murni Pidana Pemilu

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 17:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 27 340 1914762 kpu-papua-pembakaran-surat-suara-di-mimika-murni-pidana-pemilu-nHbFDcqBCP.jpg Kertas Suara yang Dibakar Pihak Penyelenggara di TPS 31, Distrik Mimika, Papua (foto: Saldi H/Okezone)

TIMIKA - KPU Provinsi Papua geram adanya tindakan pembakaran surat suara yang dilakukan oleh penyelenggara di tingkat bawah, dalam hal ini KPPS di Kabupaten Mimika, Papua. Sebab, tindakan membakar surat suara yang belum digunakan oleh pemilih untuk memilih, adalah murni tindakan pidana pemilu.

"Ini murni pelanggaran pidana pemilu, karena tidak ada instruksi yang punya hak, apakah tidak datang atau hal lain. Sebab, surat suara harus di silang bukan dibakar, itupun setelah dilakukan proses pemilihan. Tapi kalau sebelumnya sudah dilakukan dengan cara ini, ini sudah kejadian luar biasa," kata Komisioner KPU Provinsi Papua yang menangani Divisi Logistik dan Keuangan, Izak Hikoyabi, saat dimintai tanggapannya di Timika, Rabu (27/6/2018).

Menurutnya, KPU Mimika bersama perangkat dibawahnya harus bertanggungjawab terkait hal itu, karena perbuatan itu dianggapnya sudah mencoreng penyelenggara pemilu di Papua.

Pilkada Serentak 

"KPU Mimika jangan menganggap kejadian ini sepele, dengan mencoreng nama baik kita penyelenggara di Papua dengan adanya surat suara dibakar sebelum pemilih menggunakan haknya," katanya.

Ia meminta, KPU Mimika segera mencari kronologis kejadian itu secara detail, salah satunya dengan cara memanggil ketua KPPS yang memerintahkan untuk membakar surat suara.

"Nah, ini kenapa lepas kontrol sampai terjadi seperti ini? Penyelenggaranya kenapa bisa terjadi seperti itu? Jadi, KPU Mimika harus bertanggungjawab. PPD dan PPS, bahkan KPPS pun kita akan minta keterangan secara detil. Semua harus bertangggungjawab kenapa terjadi seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya, pembakaran ratusan kertas suara terjadi di TPS 31, Kelurahan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua. Sebanyak 476 dari total 505 surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Mimika pada TPS itu, di bakar. Namun, sebelum TPS ditutup, sudah ada 29 surat suara untuk pemilihan bupati dan wakil bupati Mimika yang berhasil digunakan pemilih.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini