nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unggul di Pilgub Jatim, Khofifah "Napak Tilas" Perjuangan Selama Kampanye

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 27 Juni 2018 19:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 27 519 1914844 unggul-di-pilgub-jatim-khofifah-napak-tilas-perjuangan-selama-kampanye-Z54qoFf9MH.jpg Khofifah Indar Parawansa (Foto: Syaiful Islam)

SURABAYA - Pasangan Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak berhasil memenangkan Pilgub Jawa Timur 2018 versi hasil hitung cepat. Khofifah-Emil menyampaikan terima kasih pada masyarakat Jatim yang telah memilih dan mendukung.

Selain itu, pasangan nomor urut 1 bersyukur pelaksanaan Pilgub Jatim berlangsung damai dan lancar. Sehingga tercipta suatu pesta demokrasi yang menyenangkan. Serta menghasilkan pemimpin yang betul-betul sesuai dengan keinginan masyarakat.

"Kami semua sampaikan terima kasih pada seluruh masyarakat Jatim, yang ikut membantu proses yang kita lakukan bersama, mulai kampanye hingga hari tenang. 126 hari berkampanye dan 3 hari masa tenang, kami melakukan berbagai interaksi dan komunikasi dengan masyarakat," terang Khofifah, Rabu (27/6/2018).

Selama berinteraksi dan komunikasi dengan masyarakat mengalami berbagai dinamika di lapangan. Banyak rekomendasi strategis dari elemen yang ditemukan di lapangan. Di mana ada nelayan berharap ada TPI untuk bisa mempermudah dalam memasarkan ikan hasil tangkapan.

 Khofifah Indar Parawansa

Para nelayan juga menginginkan sebuah dermaga, sehingga mereka bisa memarkir perahunya di dermaga. Selain itu, dirinya juga bertemu dengan petani, dan para petani menginginkan ada irigasi dan pupuk yang tersuplai dengan baik. Serta bertemu dengan guru ngaji dan madin.

"Kami juga bertemu dengan kaum buruh, para pengusaha, perangkat desa yang juga memberikan sebuah rekomendasi terkait dengan kesejahteraan mereka. Disamping itu, kami juga bertemu dengan para bidan dan perawat. Mereka berharap ada program strategis agar bisa menurunkan angka kematian bayi," tandas Ketua Umum PP Muslimat ini.

 Tahapan Pilkada

Para akademisi juga memberikan masukan dan menjadi catatan bagi Khofifah-Emil selama melakukan navigasi program. Menurutnya, kampanye tidak hanya sekadar mencari dukungan, tapi merupakan navigasi program.

"Kami memulai kampanye dengan ikhtiar lahir dan batin, kerja keras yang dilakukan para elemen seperti santri, kiai dan para relawan serta parpol. Mereka bekerja dari pagi hingga malam. Saya tahu mereka meneteskan air mata, tapi mereka tidak pernah mengeluh," paparnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini