nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Basarnas Gunakan Pukat Harimau dan Robot Bawah Laut Cari Korban KM Sinar Bangun

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 28 Juni 2018 16:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 06 28 340 1915227 basarnas-gunakan-pukat-harimau-dan-robot-bawah-laut-cari-korban-km-sinar-bangun-E3UDPFirQV.jpg Foto: Antara

MEDAN - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) masih melakukan pencarian korban hilang dan bangkai kapal motor (KM) Sinar Bangun, yang tenggelam di Danau Toba, Simalungun, Sumatera Utara hingga 30 Juni 2018.

Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo Aji mengatakan, pihaknya saat ini menggunakan pukat harimau untuk mencari para korban KM Sinar Bangun.

"Untuk sementara alat yang digunakan pukat harimau, untuk alat lainnya kita sedang berpikir," kata Bambang di lokasi pencarian, Kamis (28/6/2018).

 Basarnas

Selain itu, pihaknya juga menerjunkan robot bawah air jenis Remotely Operated Vehicle (ROV) yang merupakan senjata ampuh untuk melakukan pencarian bangkai kapal dan korban.

"ROV itu senjata, karena bisa melihat kedalaman 1.000 meter, ini alat BNPT.

 Basarnas

termasuk bantuan pukat, kita sudah konfirmasi dengan pemiliknya dia bisa sampai ke dasar laut," pungkasnya.

Seperti diketahui, sesuai data dari Basarnas, 21 orang dinyatakan selamat dari peristiwa tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba. Sementara 3 penumpang ditemukan meninggal dunia dan 164 orang lainnya masih hilang.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini