nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kini Ada Perpustakaan Riset Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 28 Juni 2018 12:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 06 28 65 1915105 kini-ada-perpustakaan-riset-tata-kelola-dan-akuntabilitas-keuangan-negara-OwnU65bYZJ.jpeg Peresmian perpustakaan (Foto: Yohana/Okezone)

JAKARTA - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menyediakan Perpustakaan Riset Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara yang berlokasi di Lantai 1 Kantor Pusat BPK. Hal ini sebagai bentuk dukungan pentingnya literasi tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara.

Peresmian perpustakaan ini dilakukan oleh Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar, yang didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Ainun Na’im dan Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo.

Dalam sambutannya Bahrullah menyatakan, pihaknya menyadari penting dan perlunya kesadaran publik untuk memahami tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara tersebut, bukan hanya melalui pemeriksaan BPK saja.

Menurutnya pengetahuan publik akan semakin berkembang jika didukung dengan literasi yang baik, sehingga publik semakin cerdas dan dapat turut aktif mengawasi pengelolaan keuangan Negara secara baik dan benar.

 perpus

"Hal inilah yang mendasari BPK membuat terobosan untuk mendorong peran aktif publik dalam melakukan riset tentang tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara, yaitu dengan meresmikan Perpustakaan Riset Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara," ujarnya di Kantor Pusat BPK, Jakarta (28/6/2018).

Dalam perpustakaan riset ini tersedia informasi dalam bentuk buku maupun digital. BPK menyediakan data, informasi, dan pengetahuan mengenai keuangan sektor publik yang terdiri atas 21.852 eksemplar buku dengan 17.410 judul buku, serta e-books, dan e-journal.

Perpustakaan BPK juga bekerja sama dengan Pusat Informasi dan Komunikasi BPK untuk membuka akses publik terhadap laporan hasil pemeriksaan BPK sebagai bahan riset.

perpus

"Di perpustakaan ini bisa dilihat buku sejak 1816 masih ada. Ada ruangan tertentu yang memang harus hati-hati, ada buku memang yang masih dikodekasikan untuk digitalisasi. Terdapat juga laporan BPK tahun 1947 yang bisa dilihat di komputer yang ada di perpustakaan," jelasnya.

Selain itu, sejak 2015 BPK juga sudah menerbitkan jurnal Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara yang berisi tulisan hasil penelitian maupun tinjauan ilmiah terkait tata kelola dan akuntabilitas keuangan negara yang terdapat dalam website BPK.

"BPK telah melayani permintaan data sebanyak 217 terdiri 161 penulisan skripsi, 44 tesis, 12 disertasi. Ini masih sangat rendah, berharap adanya perpustakaan riset ini akan meningkat," katanya.

Dalam kesempatan ini, juga diadakan diskusi panel bertema 'Literasi Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Negara'. Diskusi ini dihadiri Wamenkeu Mardiasmo, Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando, serta Wakil Rektor Universitas Indonesia Adi Zakaria Afiff.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini