Pimpin Apel Pancasila, Mendagri Singgung Pilkada Beraroma Pilpres

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 29 Juni 2018 10:18 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 06 29 337 1915548 pimpin-apel-pancasila-mendagri-singgung-pilkada-beraroma-pilpres-ekpTQA5LNp.jpg Mendagri Tjahjo Kumolo saat memimpin apel Bulan Bhakti Pancasila di Monas (Fahreza/Okezone)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo memimpin apel Bulan Bhakti Pancasila bersama pegawai Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Lapangan Silang Monas, Jakarta.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengatakan hingga kini masih ada kelompok yang ingin menggeser Pancasila sebagai ideologi negara. Padahal, Pancasila sejatinya merupakan alat pemersatu bangsa.

"73 tahun kita sudah merdeka masih ada saja orang-orang yang ingin menggeser mengganti Pancasila, padahal Pancasila itu pemersatu dari 714 suku di Indonesia, 8.000 bahasa dari Sabang sampai Merauke," kata Tjahjo di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Jumat (29/6/2018).

 

Selain bicara kelompok yang merongrong Pancasila, Mendagri juga menyinggung pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang berlangsung aman dan lancar.

Kata Tjahjo, pemerintahan Joko Widodo saat ini sudah melaksanakan tiga kali Pilkada Serentak. Tinggal satu langkah lagi tahun depan, yakni pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres).

"Pilkada serentak tahun ini ujian walaupun memilih kepala daerah tapi aromanya sudah aroma Pileg dan Pilpres, tapi masyarakat kita cukup dewasa sehingga tidak ada gangguan sekecil apapun pilkada ini," jelasnya.

"Hanya masih ada bebetapa catatan seperti di Papua di Jayawijaya masih ada sedikit riak-riak saya kira itu masih tahap wajar dan hampir keseluruhan sudah bisa teratasi dengan baik proses pilkadanya," pungkas Tjahjo.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini