nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Agung Meletus Lagi, Hutan di Sekitar Kawah Terbakar

Nurul Hikmah, Jurnalis · Senin 02 Juli 2018 22:06 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 02 340 1916917 gunung-agung-meletus-lagi-hutan-di-sekitar-kawah-terbakar-KWRb77W23i.jpg Letusan Gunung Agung malam ini (PVMBG)

DENPASAR – Gunung Agung, Bali malam ini kembali meletus. Warga sekitar gunung itu dikejutkan dengan ledakan keras disertai lontaran batu pijar dari kawal. Hutan di sekitar puncak ikut terbakar akibat letusan Gunung Agung.

Letusan terakhir menurut catatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terjadi, Senin (2/7/2018) sekira pukul 21.04 Wita. Dari atas puncak setinggi 5.142 meter di atas permukaan laut, tersembur kolom abu hingga setingga 2.000 meter.

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 24 mm dan durasi ± 7 menit 21 detik. Erupsi terjadi secara Strombolian dengan suara dentuman,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB dalam keterangan tertulisnya.

Erupsi bersifat eksplosif melontarkan batu pijar karena ada tekanan dari dalam kawah. Sifat magma yang lebih cair dibandingkan letusan tahun lalu juga menyebabkan mudahnya terjadi lontaran batu pijar.

“Lontaran lava pijar teramati keluar kawah mencapai jarak 2 kilometer. Hutan di sekitar puncak kawah Gunung Agung terbakar sehingga api menyala cukup besar di beberapa bagian,” ujar Sutopo.

Erupsi Gunung Agung (Antara)

Relawan Pasebaya melaporkan bahwa lontaran lava pijar dari puncak Gunung Agung ke lereng bagian timur hingga timur laut ke daerah Culik dan Dukuh di Kabupaten Karangasem. Selain itu juga mengarah ke bagian barat dan selatan. Akibatnya hutan di puncak kawah terbakar cukup luas.

Masyarakat sekitarnya langsung melakukan evakuasi mandiri. Turun ke desa-desa yang aman. Status Gunung Agung tetap Siaga (level 3) dengan radius berbahaya 4 km dari pincak kawah.

Pantauan satelit Himawari BMKG menunjukkan bahwa sebaran abu vulkanik dominan mengarah ke barat. Hingga saat ini Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Denpasar Bali masih beroperasi normal. Demikian pula bandara di Banyuwangi, Jember dan Lombok.

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Gunakan semua informasi terkait kegunungapian dari PVMBG sebagai lembaga yang resmi. Gunung Agung telah dipasang berbagai peralatan sistem peringatan dini yang lengkap dan terus beroperasi sengan baik.

Evakuasi dilakukan dengan tetap tertib. Masyarakat yang melakukan evakuasi dihimbau tidak keluar dari wilayah Kabupaten Karangasem tetapi cukup berada di daerah KRB II agar memudahkan penanganan pengungsi. BNPB dan BPBD terus berkoordinasi dengan PVMBG, BMKG dan pihak-pihak lainnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini