nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PVMBG: Potensi Gunung Agung Meletus Mengeluarkan Lava Masih Tinggi

Nurul Hikmah, Jurnalis · Selasa 03 Juli 2018 07:11 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 03 340 1917009 pvmbg-potensi-gunung-agung-meletus-mengeluarkan-lava-masih-tinggi-QsspA4cMZ8.jpg Hutan terbakar setelah Gunung Agung meletus disertai lava. Foto: Antara/Nyoman Budhiana

KARANGASEM - Potensi Gunung Agung meletus mengeluarkan lontaran lava pijar masih tinggi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Sub Bidang Mitigasi Wilayah Timur, Pusat Vulkanolgi Mitigasi Geologi, Devy Kamil Syahbana di Karangasem, Selasa (3/7/2018).

Dia mengatakan, erupsi tipe strombolian yang terjadi Senin (2/7/2018) malam terekam selama 7 menit.

"Ini adalah ciri-ciri khas (letusan) strombolian. Erupsi-erupsi seperti ini berpotensi kembali terjadi. Tapi durasi erupsi tidak menerus. Tidak seperti kemarin. Kemarin itu efusi lava disertai dengan embusan abu dan gas itu terjadi lama sekali," paparnya.

Dia menerangkan, gunung yang mengalami letusan jenis strombolian akan terjadi satu kali setelah itu akan berhenti dan akan muncul kembali.

"Kami PVMBG akan menganalisis potensi bahayanya. Masyarakat tetap tenang dan masyarakat tetap mengikuti rekomendasi dari kami agar tidak melakukan aktivitas apa pun," terangnya.

Foto/Antara 

Dia menjelaskan, hingga saat ini belum ada peningkatan status ke awas atau ke level empat.

"Kalau bahaya ada peningkatan di atas 4 km, kita akan mengevaluasi. Letusan strombolian disertai dengan dentuman itu adalah hal yang biasa terjadi. Di gunung Raung dan Rinjani juga sama. Dia mengeluarkan dentuman, kemudian melontarkan lava pijar kemudian selesai (tapi) ini bukan berarti episodenya selesai," terangnya.

Dia menegaskan, bahwa potensi terjadi erupsi lontaran pijar ini masih tinggi. "Ini bukan pertama kali. Pertama kali terjadi pada 19 Januari 2018. Ini fase biasa di Gunung Agung. Strombolian ini ciri khas dari Gunung Agung," paparnya.

Gunung Agung meletus dengan suara ledakan keras disertai dengan lontaran batu pijar. PVMBG melaporkan bahwa telah terjadi erupsi Gunung Agung, pada Selasa 2 Juli 2018 pukul 21.04 Wita dengan tinggi kolom abu teramati 2.000 meter di atas puncak sekira 5.142 meter di atas permukaan laut. Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini