Pemecatan Guru di Bekasi karena Pilih Ridwan Kamil Ujian bagi Demokrasi Indonesia

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 03 Juli 2018 07:15 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 03 525 1916996 pemecatan-guru-di-bekasi-karena-pilih-ridwan-kamil-ujian-bagi-demokrasi-indonesia-xWQZF6pV13.jpg Ujang Komarudin (Okezone)

JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyesalkan kasus pemecatan Robiatul Adawiyah, guru SDIT Darul Maza, Kota Bekasi, karena berbeda pilihan calon kepala daerah dengan pihak yayasan. Robiatul diketahui memilih paslon Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum dalam Pilgub Jawa Barat 2018.

"Kami prihatin. Semua pihak harus saling menghargai perbedaan politik," kata Wasekjen DPP PPP Achmad Baidowi kepada Okezone, Selasa (3/7/2018).

PPP, kata dia, siap memfasilitasi Robiatul Adawiyah untuk bisa mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Salah satunya dengan mengingatkan Ridwan Kamil untuk memenuhi janjinya yang akan mencarikan pekerjaan.

"Sebagaiaman komitmen pasangan Rindu (Ridwan-Uu), nasib guru menjadi perhatian untuk diperjuangkan," jelas dia.

Baidowi berharap sitausi politik setelah Pilkada menjadi adem dan kembali normal dalam kehidupan sosial masing-masing.

 

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI), Ujang Komaruddin mengatakan, pemecatan guru di Bekasi karena dianggap berbeda pilihan politik menandakan demokrasi di Indonesia sedang di uji.

"Demokrasi sedang diuji. Perbedaan dalam pilihan adalah bagian dari demokrasi," ujar dia.

Padahal, perbedaan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari demokrasi itu sendiri. Karena itu, Ujang berpendapat peristiwa ini justru menandakan masyarakat belum siap untuk berdemokrasi.

"Jadi jika ada guru yang dipecat karena beda pilihan dengan yayasan dan dipecat, ini menandakan kita masih belum siap berbeda dan belum siap berdemokrasi. Apapun pilihan individu harus dihormati dan dihargai," tegas dia.

Sebelumnya, Robiatul Adawiyah dipecat dari tempatnya bekerja lantaran berbeda pilihan dalam Pilkada Serentak 2018. Kala itu, Robiatul mengaku memilih paslon Ridwan-Uu di Jawa Barat.

Kisah pemecatan Robiatul kemudian viral di media sosial dan menuai beragam respon dari netizen. Belakangan, Ridwan Kamil mengaku akan mencarikan pekerjaan yang baru untuk Robiatul setelah dirinya dipecat dari sekolahnya tempat ia mengajar.

Pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruhzanul Ulum mengungguli perolehan suara Pilgub Jabar 2018 berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Pasangan ini didukung Partai Nasdem, PKB, Hanura dan PPP.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini