nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suzuki Masih Malu-Malu Ungkap Peluncuran Jimny Setelah Jepang

Mufrod, Jurnalis · Rabu 04 Juli 2018 12:09 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 04 15 1917678 suzuki-masih-malu-malu-ungkap-peluncuran-jimny-setelah-jepang-mdZSmRTuUZ.jpg Suzuki Jimny (Foto: Ist)

NEW DELHI - Suzuki rencananya akan meluncurkan generasi keempat Jimny bulan ini di Jepang. Setelah negara tersebut, Suzuki masih malu-malu menyebut negara mana yang akan mendapat jatah penjualan Jimny.

Dari kabar yang ada, wilayah Asia Tenggara menjadi tujuan peluncuran Jimny setelah Jepang, digadang Thailand dan Filipina akan mendapat jatahnya. Namun media setempat dari dua negara tersebut memberitakan belum ada sinyal untuk peluncuran Jimny di negaranya.

Mengutip dari Thai Auto Spinn, Suzuki Motor Thailand menyatakan belum ada rencana untuk peluncuran Jimny di sini. Meskipun demikian Suzuki Thailand tak menampik peluang masuknya Jimny melalui pasar impor dari Jepang.

 

Sementara untuk pasar internasional lainnya, Suzuki Jimny 2019 telah diuji di jalan Eropa pada beberapa kesempatan selama fase pengembangannya. Pada bulan Agustus tahun lalu, dilaporkan bahwa kendaraan off-road akan mencapai Inggris pada 2019. Harapkan penjualan dimulai di pasar Eropa pada awal 2019.

Di Indonesia sendiri Harold Donnel, Head of Product Development & Marketing Research PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) menjelaskan bahwa pihaknya saat ini tak ingin terburu-buru memutuskan untuk membawa Jimnya terbaru ke Indonesia.

"Saat ini kita masih mempelajari produk tersebut, apakah cocok dan sesuai dengan konsumen di Indonesia," ujarnya di sela kegiatan Test Drive Suzuki All New Ertiga di Bali.

 

Mengenai waktunya sendiri, Donnel juga masih belum bisa memastikannya. namun dirinya memastikan tidak dalam tahun ini Suzuki Jimny diluncurkan untuk pasar automotif tanah air.

"Pastinya tidak tahun ini, namun kalaupun kemungkinan tersebut ada untuk memasukkan Jimny ke Indonesia paling cepat 2019, tapi itupun belom bisa dipastikan, karena masih diusahakan," pungkasnya.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini